Akun Medsos Paslon Pilkada Cianjur Dibatasi

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperbolehkan bagi pasangan calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati dalam pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak Desember 2020 mendatang, untuk memiliki akun media sosial resmi dalam melaksanakan tahapan kampanye saat ini.

“Paslon itu memiliki akun resmi memang betul. Namun dari empat Paslon Pilkada Cianjur, masing-masing memiliki akun medsos berbeda jumlahnya, yang jelas batasannya maksimal 20 akun medsos,” ujar Komisioner Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Kabupaten Cianjur, Rustiman kepada radarcianjur.com, Selasa (13/10/2020) malam.

Ia menyebutkan, untuk akun media sosial Paslon nomor urut 1, yakni H. Toha dan Ade Sobari biasa disingkat Hade’, memiliki akun medsos sebanyak dua akun berupa Facebook. Dengan nama akun dan adminnya oleh calon bupati dan wakilnya bersangkutan.

Adapun akun medsos Paslon nomor urut 2, lanjut Rustiman, memiliki akun resmi untuk kampanye sebanyak sembilan. Berupa Facebook dan Instagram.

“Berdasarkan data yang ada di KPU, untuk Paslon Oting dan Wawan atau OTW, media sosialnya dikelola oleh tim masing-masing dan partai pendukung Paslon tersebut,” jelasnya.

Kemudian, kata Rustiman, untuk pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Cianjur dengan nomor urut 3. Yakni H. Herman Suherman dan TB Mulyana, itu memiliki medsos terbanyak, yaitu 14 akun medsos.

“Bisa dibilang paling banyak diantara Paslon lain. Karena dilihat dari data yang ada, Paslon ini mendaftarkan empat jenis medsos. Yakni Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube,” terangnya.

Sedangkan pasangan calon nomor urut 4, Lepi A.Firmansyah dan Gilar atau sering disebut Pilar, Rustiman menambahkan, medsos yang didaftarkan mereka sebanyak dua akun.

“Untuk Paslon empat ini, hanya mendaftarkan satu jenis medsos dengan dua akun dalam aplikasi Facebook,” tukasnya. (dan)