Dua Pekan Jalan Tertutup Longsor Kini Bisa Dilintasi Kembali

BISA DILINTASI: Salah satu jalan yang terkena imbas bencana longsor sudah bisa diakses kembali. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com- Pasca terjadinya bencana longsor di Kabupaten Cianjur yang berada di tiga kecamatan, hampir selama dua pekan sulit dilalui. Namun saat ini sudah bisa diakses kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pengamat Ruas Jalan Sukanagara-Sindangbarang UPTD Dinas PU Binamarga Provinsi Jawa Barat, Bubun Bunyamin mengatakan, dari tiga Kecamatan yaitu Leles, Cijati dan Agrabinta ada 30 titik longsor. Banyaknya titik longsor dan jalan yang sempit membuat normalisari jalan membutuhkan waktu lama.

“Panjang longsoran tersebut beragam, mulai dari 50 meter hingga 200 meter. Setelah sepekan penanganan dengan menggunakan tiga alat berat, seluruh titik longsor yang menutupi jalan sudah dinormalisasi dan bisa dilalui kendaraan,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler.

Akan tetapi hingga saat ini UPTD Bina Marga Provinsi Jawa Barat masih melakukan penanganan sisa-sisa material longsoran di kanan kiri jalan, agar bisa dilalui dua arus kendaraan.

“Memang saat ini sudah bisa dilewatu, tapi bergantian. Kita juga sedang mengupayakan supaya bisa dilalui dua arus kendaraan,” ungkapnya.

Lanjutnya, pembersihan material longsoran membutuhkan waktu lama karena akses jalan sempit, sehingga hanya alat berat berukuran sedang yang bisa digunakan.

“Jika alat berat yang besar bisa masuk, penanganan tidak akan lama. Tapi karena jalan sempit jadi pakai alat berat berukuran sedang. Sehingga penanganan menjadi lama, ditambah material yang dibersihkan bukan hanya tanah tapi ada juga batu besar,” jelasnya.

Mereka mengimbau kepada pengguna jalan khususnya yang memakai kendaraan supaya berhati-hati saat melintas, terutama saat hujan lebat. (kim)