Panwascam Tekankan Para Paslon Patuhi Protokol Kesehatan Saat Kampanye

Ketua Panwaslu Kecamatan Pacet, Farhan M Ridwan. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kecamatan Pacet menekankan kepada seluruh pasangan calon (Paslon) yang berlaga di Pemilihan kepala daerah (Pilkada) untuk lebih mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan kampanye di wilayah Pacet, di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Ketua Panwaslu Kecamatan Pacet, Farhan M Ridwan mengatakan, karena saat ini wilayah Kecamatan Pacet masuk ke dalam zona merah, jadi pihaknya mengharapkan kepada setiap Paslon untuk menekankan penerapan protokol kesehatan. Sebab, beberapa hari terakhir terpantau masih ada paslon yang tidak menggunakan protokol seperti tidak menggunakan masker, menyediakan tempat sanitasi yang untuk cuci tangan dan tidak menyediakan alat pengukur suhu tubuh.

“Adanya temuan seperti itu, kami pun telah melaporkan ke Bawaslu Kabupaten agar menjadi pelajaran bersama kedepannya,” ujar Farhan kepada radarcianjur.com saat ditemui, Kamis (15/10/2020).

Adanya penekanan seperti itu, menurut Farhan, telah jelas tertuang dalam aturan kampanye di peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) nomor 13 tahun 2020 Perbawaslu 8 tahun 2020 dan surat edaran maklumat kepolisian tentang protokol kesehatan.

“Itu sudah jelas bahwa jika melanggar aturan protokol kesehatan, sangsinya bisa sanki administrasi atau pidana umum,” jelasnya.

“Jadi jangan sampai penyelenggaraan Pilkada ini menjadi cluster baru kasus Covid-19 khususnya di wilayah Pacet ini,” sambungnya.

Selain itu, Farhan menuturkan, saat ini untuk wilayah Pacet sendiri hampir semua pasangan calon sudah melakukan kampanye. Baik nomor urut satu Muhammad Toha dan Ade Sobari (Hade), nomor urut dua Oting-Wawan (OTW), nomor urut tiga, Herman Suherman-Tb. Mulyana (BHS-M) dan nomor empat, Lepi A.Firmansyah – Gilar (Pilar).

“Kami tekankan selain protokol Covid-19, juga diharapkan sebagai antisipasi atau langkah preventifnya peserta pemilu atau peserta kampanye itu lebih baik menyediakan masker, karena tidak sedikit masyarakat yang hadir tidak memiliki masker seperti petani, buruh tani, yang diundang dengan mendadak,” tuturnya.

Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Data dan Informasi Panwaslu Kecamatan Pacet, Riyan Rizqie Fauzie Ridwan menambahkan, selain penekanan terhadap peserta Pilkada, pihaknya juga tentu menekankan kepada internal Panwaslu Kecamatan sendiri, untuk terus menerapan protokol kesehatan.

“Jadi baik di internal SDM Panwascam, juga staf dan para panitia pengawas desa, Alhamdulillah untuk protokol kesehatan kita selalu terjaga dan selalu selalu ditekankan,” katanya. (dan)