Pelaku Usaha Kecil di Ciwalen Keluhkan Bantuan UKM yang Tak Tepat Sasaran

Pengrajin cilok bumbu di Desa Ciwalen. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Para pelaku usaha kecil di Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur mengeluhkan kebijakan pemerintah terkait stimulus di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) belum merata.

Pengrajin cilok bumbu di Kampung Dangdeur, Desa Ciwalen Diah (50) mengaku belum pernah mendapatkan bantuan untuk pengembangan UMKM.

“Kami belum pernah mendapat bantuan UMKM yang jumlahnya menurut saya sangat besar itu,” katanya kepada RADARCIANJUR.com Minggu (18/10/2020)

Ia mengatakan, pandemi menyebabkan omzet kerajinan yang dikelolanya turun hingga 50%.

“Kadang saya terpaksa menghentikan pekerjaan karena pemasaran lesu dan terbatas akibat covid-19,” ungkapnya.

Menurutnya bantuan modal yang datang sepertinya tidak tepat sasaran, beberapa warga dikampungnya yang bukan pelaku usaha kecil justru malah menerima bantuan itu.

“Bukan cemburu sosial, tapi kenyataanya seperti itu,” katanya. (dil)