Masih Bisa Memilih Meski Terkonfirmasi Positif Covid-19

BILIK KHUSUS: Pemilih yang terkonfirmasi Covid-19 atau memiliki suhu tubuh akan dipisahkan di bilik suara yang berada di luar TPS. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Tahun 2020 terasa berbeda pada pemilihan sebelumnya. Pasalnya, Pilkada 2020 diberlangsungkan dalam kondisi pandemi Covid-19. Namun, pelaksanaannya tetap menggunakan protokol kesehatan seperti cek suhu tubuh dan wajib menggunakan masker.

Namun ternyata, tidak semua pemilih bisa memberikan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS). Bagi pemilih yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat celcius akan dipisahkan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah mengatakan, bagi pemilih yang terkonfirmasi positif Covid-19 maupun memiliki suhu tubuh yang sudah ditentukan akan dipisah namun tetap di wilayah TPS.

“Kalau untuk pengecekan suhu tubuh salah satu protokol kesehatan, jika ada yang terindikasi suhu tubuhnya lebih dari 37,3 derajat celcius tidak masuk ke dalam tps, ada bilik khusus di luar tps,” ujarnya pada radarcianjur.com, Senin (19/10/2020).

Sesudah melakukan pemilihan, surat suara akan diambil oleh anggota KPPS dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan diteteskan tinta pada jari.

Meski demikian, lanjutnya, tidak semua yang bertugas di TPS menggunakan APD. Hanya dua orang petugas saja yang menggunakan APD.

“Di TPS tidak seluruhnya memakai APD, hanya dua orang kurang lebih,” ungkapnya.

Selain itu, jika pemilih yang tengah menjalani isolasi mandiri maupun di tempatkan di Vila Bumi Ciherang, pihaknya akan mendatangi dengan menggunakan APD lengkap.

“Jika pemilih terkonfirmasi positif, dipusatkan di Bumi Ciherang tetap dilayani dengan petugas KPU Cianjur ke area isolasi mandiri dengan memakai APD lengkap,” jelasnya.

Koordinasi pun terus dilakukan dengan Gugus Tugas Kabupaten Cianjur mengenai perkembangan angka penyebaran Covid-19 untuk keperluan data pemilihan.(kim)