PNS Setda Pemkab Positif Corona

Suasana di kawasan di kantor Setda Kabupaten Sukabumi, di Jalan Siliwangi, Nomor 10, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Selasa (20/10).

RADARCIANJUR.com-Wabah Covid-19 tak hanya menyerang masyarakat dan tenaga medis saja. Kali ini, giliran Pegawa Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemkab Sukabumi terpapar virus corona tersebut.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, PNS ini merupakan pegawai di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukabumi.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut, Pemkab Sukabumi telah memberlakukan PNS maupun Non PNS di kantor setda melakukan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

“Ada (positif) satu. Makanya pegawai di Setda diberkukan WFH, namun tidak semuanya hanya bagiannya saja,” kata Koordinator Unit Teknis Medis Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten, dr. Rika Mutiara kepada Radar Sukabumi, Selasa (20/10).

Saat ini, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sukabumi tengah melakukan dekontaminasi di kawasan kantor Setda Kabupaten Sukabumi.

“Selain itu, Gugus Tugas Covid-19 juga sedang melakukan tracing, testing dan treatment. Ini dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya agar wabah virus corona tidak menyebar,” timpalnya.

Sementara itu, Penjabat Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Zaenul mengaku, sistem penerapan WFH terhadap PNS maupun Non-PNS itu telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Sistem pemberlakuan WFH ini, sudah dimulai sejak Senin (20/10) dan rencananya akan diterapkan selama dua pekan,” jelas Zainul.

Meskipun PNS maupun Non-PNS ini melakukan WFH, tetapi mereka tetap menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing.

Bukan hanya itu, Pemkab Sukabumi juga menerapkan sistem kerja 50 persen PNS dan Non PNS bekerja di WFH dan 50 persen lainnya bekerja di kantor.

“Iya, kita gilir waktunya. Misalnya hari ini mereka bekerja di rumah, nah besoknya mereka harus bekerja di kantor. Ini dilakukan agar pelayanan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

(den/t)