Ridwan Kamil Ajak Arsitek Sumbang Ide ke Pemerintah

RADARCIANJUR.com-Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, arsitek mesti berperan aktif dalam memberikan ide dan gagasan secara ilmiah kepada pemerintah.

Ide atau gagasan itu bisa membantu pemerintah dalam membangun Jabar lewat berbagai proyek strategis. Asalkan, usulan logis dan memberikan solusi nyata.

“Pendidikan arsitektur membekali saya satu hal. Kita bisa memberi solusi jika ada sebuah problem statement dengan hasil kerja yang paling realistis,” kata Ridwan Kamil yang juga merupakan arsitek.

Ridwan Kamil memaparkan proses kerja dalam lingkup pemerintahan yang terbagi menjadi dua bagian yaitu top-down dan bottom-up, dalam web seminar “70 Tahun Pendidikan Arsitektur Indonesia, kemarin.

Untuk proses kerja top down, bahwa sebuah proyek lahir sesuai karakter pemimpin.

“Apabila pemimpinnya berpikir secara sosial ekonomi, maka seperti apa yang sedang saya kerjakan, merevitalisasi alun-alun setiap kab/kota,” ujarnya.

Terkait proses kerja bottom-up, ia katakan, dalam proses inilah arsitek bisa ikut terlibat dalam sebuah proses pengerjaan proyek pembangunan dengan duduk bersama memikirkan ide dan gagasan.

“Karena sebenarnya mengenai dunia arsitektur, tak semua pemerintah tahu harus mengerjakan apa. Inilah peran para arsitek untuk memberikan ide-ide dan gagasan segar untuk pemerintah adopsi,” kata Ridwan Kamil.

“Mudah-mudahan sketsa dari saya bisa dipahami para arsitek Indonesia. Jangan sampai jadi arsitek yang pasif,” ucapnya

“Karena saya sebagai pemimpin itu sangat membutuhkan masukan untuk menciptakan suatu inovasi pembangunan di berbagai bidang,” tambahnya.

Selain itu, Ridwan Kamil meminta para arsitek melahirkan ruang arsitektur tidak hanya berupa ruang formal, tapi juga ruang nonformal untuk menghadirkan sebuah ruang publik yang meningkatkan kebahagiaan masyarakat.

“Karena buat apa hidup kalau tidak melahirkan sebuah kebaikan dalam sebuah perubahan yang membawa positif bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.

(ysf)