Strategi Herman Lestarikan Kesenian Kuda Lumping Cianjur

LESTARIKAN KESENIAN : Calon Bupati Cianjur, Herman Suherman saat menghadiri peretemuan di sanggar Lingkung Seni Kuda Lumping Mekar Cahya Pasundan.

RADARCIANJUR.com – Calon Bupati Cianjur nomor urut tiga, Herman Suherman punya strategi untuk membuat kesenian kuda lumping Cianjur lestari. Hal ini dikemukakan saat dirinya datang bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Ramasari, Haurwangi, Rabu (21/10).

Pertemuan Herman dengan warga desa diadakan di sanggar Lingkung Seni Kuda Lumping Mekar Cahya Pasundan pimpinan Nehru Suherlan yang juga ikut hadir. Herman yang datang dengan kemeja putih dan berpeci, disambut dengan kesenian yang memang jadi ciri khas Haurwangi, Cianjur tersebut.

“Kesenian khas Cianjur seperti kuda lumping ini harus dilestarikan dan diteruskan kepada generasi-generasi muda kita selanjutnya supaya tidak hilang dan harus ada upaya untuk membuatnya tetap lestari,” kata Herman.

Menurut Herman, dirinya bersama dengan pasangannya Tb. Mulyana Syahrudin berkomitmen penuh dalam pelestarian kesenian Cianjur ini. Bahkan, ia sudah menyiapkan langkah-langkah agar kesenian daerah tak hanya lestari tapi juga bisa menjadi sumber pendapatan yang potensial bagi masyarakat.

“Kita harus coba mematenkan seni kuda lumping ini, resmi dan paten sebagai kesenian dari Haurwangi, Cianjur. Kalau sudah paten, akan bisa kita salurkan ke titik-titik pariwisata yang ada di Cianjur juga,” tutur Herman.

Dengan mensinergikan antara kesenian daerah dengan pariwisata, dapat memunculkan potensi pendapatan yang besar bagi masyarakat dan daerah, apalagi kalau kesenian daerah tersebut punya nilai kekhasan.

“Kesenian daerah seperti ini, harus disalurkan dan diinformasikan juga ke situs-situs pariwisata, salah satunya dengan kita tampilkan tiap minggu jika ada kegiatan pariwisata Cianjur,” terang Herman.

Pengelola Lingkung Seni Kuda Lumping Mekar Cahya Pasundan, Nehru Suherlan mengapresiasi kedatangan Herman ke sanggarnya dan ke Desa Haurwangi.
Dalam kunjungan tersebut, Suherlan menyampaikan aspirasi yang juga merupakan harapannya soal pelestarian kebudayaan kuda lumping Cianjur yang memang harus berkelanjutan.

“Terima kasih Pak Haji Herman sudah datang dan menampung aspirasi dari kami pekerja seni. Insya Allah kesenian Cianjur ke depannya akan lebih maju di kepemimpinan Haji Herman,” harapnya.(kim)