Tingginya Angka Putus Sekolah, Pjs Bupati Berharap Anggaran Bisa Dinaikan

Pjs Bupati Cianjur Dudi Sudrajat

RADARCIANJUR.com– Masih tingginya angka putus sekolah di Kabupaten Cianjur pada tahun ajaran 2020/2021, Pjs Bupati Cianjur Dudi Sudrajat angkat bicara.

Menurutnya, dalam menekan angka putus sekolah, anggaran pendidikan harus dinaikan. Akan tetapi, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Cianjur dinilai terbatas.

“Harus naikin anggaran pendidikannya, APBD kita juga terbatas, kita harus nyari sumber dana yang lain,” ujarnya.

Dirinya pun sempat pergi ke Kecamatan Cidaun dan melihat bahwa infrastruktur telekomunikasi disana masih kosong. Ia pun mendatangkan relasinya dari Jakarta untuk mengatasi hal ini dan memikirkan model-model infrastruktur telekomunikasi di wilayah Cianjur Selatan.

“Sekarang belajar itu kan tidak harus tatap muka, nanti kita dorong sekolah untuk sekolah daring, kan sekolah daring harus ada telekomunikasinya,” paparnya.

Lanjutnya, dalam bertransaksi telekomunikasi, satu setengah persen transaksi itu dipotong negara dan masuk dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pemerintah Pusat melalui Kominfo mengelola telekomunikasi tersebut melalui Bakti (Badan Aksesibilitas Teknologi Informasi).

“Untuk membangun infrastruktur telekomnukiasi yang tidak komersial. Termasuk Cianjur selatan juga banyak yang butuh dibangunkan infrastruktur telekomunikasi,” ungkapnya.

Dirinya pun berharap tahun ini Cianjur Selatan bisa dibantu dalam pembangungan infrastruktur telekomunikasi. Hal itu dinilai dapat menekan angka putus sekolah.

“Saya berharap tahun ini di Cianjur Selatan dibangunkan telekomunikasi, efeknya itu bisa ke angka putus sekolah lalu ke ekonomi dan sebagainya. Untuk Faktor ekonominya, yang pasti kita harus mencari berbagai sumber. Kalau mengandalkan APBD juga terbatas, bisa cari CSR banyak, kalau kita mau,” tutupnya. (kim)