Turut Tangani Lahan Kritis, Le Minerale Tanam 3.000 Pohon

PT Tirta Fresindo Jaya (TFJ) Mayora Group kembali menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) keempat kalinya dengan melakukan penanaman pohon di Kampung Cikanyere Desa Sindangjaya Kecamatan Pacet dengan total 3.000 pohon.FOTO: HAKIM /RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Kondisi lahan di Kabupaten Cianjur menjadi perhatian banyak pihak. Pasalnya beberapa tempat kondisinya sudah gundul atau jarang adanya pepohonan.

Selain itu, kurangnya perhatian yang ditunjukan untuk menjaga keseimbangan alam yang saat ini sudah mengkhawatirkan. PT Tirta Fresindo Jaya (TFJ) Mayora Group kembali menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) keempat kalinya dengan melakukan penanaman pohon di Kampung Cikanyere Desa Sindangjaya Kecamatan Pacet dengan total 3.000 pohon.

Kegiatan penanaman pohon tersebut turut dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pacet dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. Total pohon yang sudah ditanam oleh PT TFJ kurang lebih 6.500 pohon di berbagai titik dan ini menjadi agenda rutin penanaman.

“Di tahun pertama dan kedua 1.000 pohon, tahun ketiga 1.500 pohon dan Alhamdulillah tahun keempat ini 3.000 pohon. Kita juga melihat dari sisi kebutuhannya dan kemudian area yang akan kita tanam serta manfaat yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Factory Manager PT Tirta Fresindo Jaya (TFJ), Zaidan Effendi pada radarcianjur.com, Minggu (25/10/2020).

Dirinya pun berharap, kegiatan CSR ini bisa menjadi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Sehingga bisa menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk menjaga lingkungan seperti menanam pohon dengan moto satu pohon sejuta manfaat.

Sementara itu, Kadishut Provinsi Jawa Barat, Epi Kustiawan mengungkapkan, ini merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan melalui CSR penanaman pohon. Dalam gerakan tanam pelihara 50 juta pohon disebutkan bahwa, ada kontribusi dari berbagai stakeholder.

“Semua stakeholder ada kontribusi dan sumbangsi seperti dari perusahaan, yang naik pangkat, jabatan baru dan masyarakat umumnya,” terangnya.

Penanaman tersebut, lanjutnya, bisa memberikan dampak positif terutama dalam rangka penanganan lahan kritis di DAS Citarum. Di lahan kritis diperlukan ratusan juta pohon di seluruh Jawa Barat.

“Dengan program 50 juta pohon, diharapkan masyarakat turut membantu mengatasi lahan kritis dan terlibat dalam penanganannya,” harapnya.(kim)