KPU Cianjur Uji Coba Aplikasi ‘Sirekap’, Ini Keunggulannya

Foto: Dokumentasi KPU Cianjur For Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Sabtu (24/10/2020), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur menggelar uji coba aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang diinisiasi oleh KPU RI untuk membantu petugas dalam proses hasil rekapitulasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Desember 2020 serentak nanti.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Cianjur, Ridwan Abdullah menjelaskan, terkait dengan aplikasi Sirekap ini merupakan inisiasi dari KPU RI yang rencananya untuk membantu menetapkan penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara secara resmi dengan menggunakan sistem aplikasi tersebut.

“Jadi tujuan aplikasi ini adalah untuk meminimalisir kesalahan penghitungan dan rekapitulasi serta melakukan efisiensi dan transparansi hasil Pilkada nanti,” ujarnya saat dikonfirmasi radarcianjur.com, Senin (26/10/2020).

Aplikasi Sirekap ini, kata Ridwan, merupakan aplikasi yang berbasis mobile dan sudah disiapkan oleh KPU, serta telah diuji selama empat kali dengan hasil pembacaan pada perolehan metode ini tingkat akurasinya mencapai 100 persen.

“Jadi aplikasi Sirekap ini bisa didownload dan sedang berproses ke tahap selanjutnya dengan dinamika dan regulasi yang juga sedang disusun. Termasuk telah dilakukan beberapa kali uji coba rekapitulasi sampai tingkat kabupaten,” paparnya.

Adapun untuk infrastruktur yang harus disiapkan di daerah, utamanya yang akan melakukan proses pemilihan kepala daerah serentak adalah, terkait dengan ketersediaan internet di masing-masing daerah. Termasuk ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung di kantor KPU daerah masing-masing.

“Jadi aplikasi ini masih dalam proses pengembangan dan masih perlu disiapkan beberapa piranti. Termasuk piranti jaringan yang harus mencapai tempat dimana TPS itu berada,” ujarnya.

Dengan adanya aplikasi Sirekap ini, pihaknya berharap, bisa memangkas tenaga dan waktu para petugas dalam merekapitulasi suara.

“Kami harapkan dapat membantu petugas meminimalisasi interaksi fisik antar orang saat Pilkada digelar, apalagi kini masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” pungkasnya. (dan)