Surat Suara Pilkada 2020 Berbeda, Apa Saja?

BERBEDA: Sample atau spesimen surat suara Pilkada 2020 Kabupaten Cianjur masih menunggu jadwal lelang dan keputusan KPU RI. (Foto Hakim Radae Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Spesimen surat suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Kabupaten Cianjur telah dicetak. Namun, spesimen tersebut masih menunggu keputusan dari KPU RI.

Secara spesifik, sesuai dengan Surat Keputusan KPU RI Nomor 826/PP.09.1-SD/KPU/IX/2020. Surat suara nantinya berukuran 36×23 centimeter, kertas berjenis HVS A4 berbahan pulp atau recycle dengan berat minimal 80 gram dan berwarna putih dengan tingkat kecerahan minimal 85 persen.

Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah mengatakan, proses saat ini tengah menunggu jadwal lelang untuk pencetakan. Selain itu, e-katalog pun belum diputuskan oleh KPU RI.

“Kita masih menunggu proses jadwal lelang untuk pihak ketiga atau pencetaknya, juga e-katalog belum diputuskan oleh KPU RI,” ujarnya.

Lanjutnya, surat suara pun didesaign dengan memperhatikan posisi lipatan agar tidam mengenai foto, nama dan nomor urut paslon. Sehingga tidak merusak kolom paslon.

Berbeda dari surat suara sebelumnya. Surat suara Pilkada 2020 memiliki tanda pengaman yang tidak dapat ditiru. Bahkan, KPU Kabupaten Cianjur pun tidak mengetahui mengenai pengaman yang dinamakan mikroteks.

“Ada tanda pengamannya, bahkan kita pun tidak mengetahui tanda tersebut,” jelasnya. (kim)