Pohon Besar Tumbang Timpa Mobil dan Orang di Puncak Ciloto

TUMBANG: Pohon besar nan tua tumbang menimpa satu mobil yang tengah terparkir di salah satu kawasan Vila Puncak Ciloto, Kecamatan Cipanas. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pohon besar nan tua tumbang menimpa satu mobil jenis sedan berwarna biru yang tengah terparkir di salah satu kawasan Vila Puncak Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, sekitar pukul 07.30 Wib, Sabtu (31/10/2020).

Berdasarkan informasi yang diterima radarcianjur.com, musibah tersebut terjadi di Vila Delloyd Puncak Ciloto, depan resto Bumi Nini, Kecamatan Cipanas.

Beruntung tak ada korban jiwa, namun dikabarkan satu orang mengalami luka ringan karena tersabet ranting pohon dan mobil bernomor polisi F 1660 AS yang tertimpa itu alami rusak berat.

“Jadi pohon jenis Afrika yang berada di pinggir Jalan Nasional milik pemerintah itu tumbang ke parkiran villa dekat lokasi, hingga menimpa satu mobil dan satu petugas vila mengalami luka ringan,” terang Kepala Desa Ciloto, Marwan kepada radarcianjur.com, saat dikonfirmasi Sabtu (31/10).

Marwan menuturkan di lokasi kejadian bahwa, pohon besar itu diperkirakan telah puluhan tahun tumbuh di samping jalan. Namun karena diduga tanah yang menopang pohon tersebut gembur, jadi akhirnya ambruk.

“Sebetulnya kalau pohon itu milik pengelola vila, mungkin sudah ditebang, karena memang sudah cukup mengkhawatirkan. Tapi karena milik dinas terkait, jadi tak bisa apa-apa,” katanya.

“Alhamdulillah petugas yang sedang cuci mobil itupun tak mengalami luka berat. Cuma sedikit masih shock,” tambahnya.

Pihaknya berharap, segera ada penanganan terhadap beberapa pohon lain di lokasi yang memang sudah cukup tua dan rentan jika melihat kondisi kini sering terjadi hujan.

“Mudah-mudahan segera ada evakuasi pohon yang tumbang itu, termasuk mengamankan juga pohon lain yang dirasa khawatir terjadi tumbang lagi,” harapnya.

Dari adanya kejadian itu, pemerintah desa telah melaporkan peristiwa pohon tumbang itu ke Forkopimcam Cipanas, pemerintah kabupaten serta dinas terkait, untuk sama-sama mengevakuasi dan mengantisipasi agar tidak terjadi lagi.

“Sudah saya laporkan kang. Mudah-mudahan segera ada reaksi cepat dari pemerintah agar bisa sama-sama evakuasi dan antisipasi tidak terjadi lagi hal yang tak diharapkan,” pungkasnya. (dan)