Herman Dialog dengan Petani Cibeber

RADARCIANJUR.com -Calon Bupati Cianjur nomor urut 3, Herman Suherman menyempatkan diri untuk berdialog dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Makmur-89 Desa Cipetir, Cibeber, Jumat (30/10).

Herman yang mengenakan batik cokelat dan berpeci, mengawali kunjungannya ke Desa Cipetir dengan Salat Jumat bersama warga di Masjid An-Nur yang letaknya berada di belakang Pasar Cibeber. Herman disambut warga dan tokoh petani Desa Cipetir, Haji Agus untuk berdialog dengan perwakilan petani setempat yang berfokus pada sawah padi unggulan dan budidaya ayam pelung khas Cianjur. “Aspirasi petani saat ini mungkin lebih kepada peningkatan akses irigasi dan memastikan agar panen bisa stabil hasilnya,” kata Haji Agus mewakili para petani.

Soal irigasi, petani di Cibeber memang mayoritas mengandalkan pengairan dari bendung irigasi Cikondang, Susukan Gede, yang sempat jebol di awal tahun lalu. Hal ini membuat kerugian dan mundurnya jadwal panen petani Cibeber di tahun ini.

Herman mengamini dan menyadari permasalahan tersebut dan berkomitmen untuk menyelesaikan tuntas soal irigasi untuk petani di Cibeber. Alokasi anggaran tahun 2020 yang difokuskan untuk penanganan pandemi Covid-19, menurut Herman, secara tidak langsung berpengaruh pada penyelesaian proyek infrastruktur di daerah manapun di seluruh Indonesia
“Konstruksi sudah diawali sebelum saya cuti, pengerjaannya memang jadi agak lambat dampak pandemi Covid. Tapi Insya Allah, akan segera diselesaikan agar sawah-sawah petani segera teraliri lagi dan tidak digilir,” kata Herman.

Calon Bupati yang berpasangan dengan Tb Mulyana Syahrudin dan lebih dikenal dengan pasangan BHS-M itu juga menyatakan, dirinya punya program khusus untuk memastikan sektor pertanian Cianjur lebih unggul lagi.

Ia menyampaikan komitmennya untuk peningkatan produktivitas 1.000 hektar lahan partanian, baik sawah-sawah lama ataupun cetak sawah baru. Target utamanya, peningkatan tonase hasil dan jumlah panen yang meningkat. “Upaya konkritnya adalah target agar panen petani terus meningkat, kalau biasanya hanya sekali, kita lipat gandakan jadi dua kali dengan peningkatan kualitas irigasi dan bibit yang lebih baik,” kata Haji Herman.

Perwakilan petani Gapoktan Tani Makmur-89, Nanang, mengapresiasi kedatangan Herman untuk berdialog satu meja dengan para petani Desa Cipetir. “Artinya, kami bisa langsung menyampaikan aspirasi ke calon pimpinan ke depannya. Komitmen menyejahterakan petani ini juga kami apresiasi karena masyarakat Cianjur memang mayoritas ada di sektor pertanian,” kata Nanang.(*/yaz)