UMK Tak Naik, Pemerintah dan Pengusaha Harus Perhatikan Buruh

Anggota Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Fraksi Partai Keadilan Sosial (PKS), Sadar Muslihat. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Anggota Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Fraksi Partai Keadilan Sosial (PKS), Sadar Muslihat mengatakan, Upah Minimum Kerja (UMK) yang saat ini telah dinyatakan tidak ada kenaikan oleh pemerintah pusat dinilai harus bisa menjawab kebutuhan riil para buruh.

“Minimal ukuran kebutuhan para buruh itu harus jelas. Jangan ada saling ketimpangan. Karena antara buruh dan pengusaha itu sama-sama berkepentingan untuk memajukan perusahaan dan menggali untung bagi perusahaan itu sendiri,” tutur Sadar Muslihat kepada radarcianjur.com saat ditemui belum lama ini.

Pihaknya berharap, kepada para pemilik modal atau pengusaha tidak segan-segan untuk mensejahterakan para buruh.

“Kalau buruhnya sejahtera maka kinerjanya pun akan meningkat,” ujarnya.

Meski ada sedikit hal yang belum jelas terkait regulasi omnibus law kemarin, tapi menurut Sadar, masalah gaji buruh berharap tetap berjalan dengan baik.

Selain itu, pria berkacama ini pun menyebut, kebutuhan buruh yang riil harus sesuai dengan memperhatikan inflasi. Sehingga daya beli para buruh untuk memenuhi kebutuhan minimalnya, sudah bisa terpenuhi dengan baik.

“Dengan hal-hal yang bisa meringankan para buruh, tentu masih bisa menjawab standar kebutuhan minimal buruh. Kalau memang ternyata tidak seperti itu, pemerintah dan pengusaha harus memperhatikan benar-benar keadaan buruh,” katanya.

Menurut Sadar, perusahaan yang baik itu adalah mereka dengan sukacita memberikan fasilitas kepada buruh. Meskipun setiap perusahaan tidak pada kondisi yang sama dan tiap daerah pun berbeda, minimal standar harga di tiap daerah berbeda bisa memenuhi kebutuhan buruh.

“Intinya kami mendorong kepada pemerintah dan pengusaha untuk lebih memperhatikan kebutuhan para buruh. Karena ini juga demi kesejahteraan dan keuntungan bersama,” katanya. (dan)