Staf Disdukcapil Terkonfirmasi Positif Covid-19, Langsung Jalani Isolasi di Bumi Ciherang

SEBAGIAN WFH: Satu staf Disdukcapil terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani tes swab. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com– Salah satu staf Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani tes swab yang dilakukan pada Selasa (13/10).

Kepala Disdukcapil Kabupaten Cianjur, Munajat mengatakan, pihaknya menggelar swab test pada 13 Oktober 2020 untuk 64 orang, dilanjutkan kali kedua tanggal 22 Oktober 2020 diikuti 29 dan kali ketiga pada 26 Oktober 2020 diikuti 51 orang.

“Setelah tes swab, pada tanggal 19 bapak A sempat tidak masuk kerja selama satu hari karena kurang enak badan,” ujarnya.

Lanjutnya, pada Jumat (23/10) Disdukcapil mendapatkan surat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur yang ditujukan kepada bapak A.

“Pada tanggal 23, kita menerima satu surat dari Dinas Kesehatan yang menyatakan bahwa bapak A positif Covid-19,” ungkapnya.

Setelah dinyatakan positif Covid-19, pada hari itu juga A langsung mendaftar untuk diisolasi di vila bumi Ciherang. Disdukcapil pun langsung berencana untuk memberlakukan Work From Home (WFH). Dari kesehariannya, A terlihat sehat dan tidak menunjukan gejala Covid-19.

“Kalau dilihat sehari-hari setelah swab, terlihat segar bugar. Enggak ada gejala, mungkin beliau OTG. Beliau juga tidak ada riwayat perjalanan keluar kota, namun untuk terpapar darimana kita tidak tau dan Dinkes sepertinya yang lebih tau,” jelasnya.

Ia menambahkan, Disdukcapil bersama Dinkes Kabupaten Cianjur pun turut melakukan tracking kepada orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan A. Bahkan, keluarganya pun turut dilakukan tes swab dan hasilnya negatif.

“Tapi karena berbenturan dengan libur panjang, akhirnya kita baru mulai WFH pada Senin (2/11) kemarin dan juga Dinkes sudah melakukan tracking kepada keluarga bapak A dengan melakukan tes swab yang hasilnya negatif,” terangnya.

Hingga saat ini hanya ada beberapa staf yang bekerja di lokasi. Selain itu, pelayanan pun masih diberlakukan secara online dan tidak ada penutupan kantor. Sementara untuk karyawan yang bekerja di rumah diberikan tugas. Ia berharap, seluruh staf Disdukcapil untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. (kim)