Pemerintah Harus Pastikan Vaksin Benar-Benar Aman

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com- Vaksin Covi-19 yang rencananya sudah bisa disebarkan diseluruh dunia dalam waktu dekat ini, ternyata membuat sebagian masyarakat khususnya di Kabupaten Cianjur khawatir. Kekhawatiran tersebut disebabkan kehalalan dari vaksin tersebut. Pasalnya, vaksin tersebut dari beberapa informasi diproduksi di luar Indonesia.

Ketua MUI Kabupaten Cianjur, KH Abdul Rauf mengatakan, vaksin tersebut merupakan upaya pemerintah agar memutus mata rantai. Sehingga hilang dalam tubuh manusia. Memang umat islam mempertanyakan pembuatan dari barang yang tidak halal.

“Umat islam pasti mempertanyakan, jangan sampai vaksin ini dibuat dari barang yang tidak halal. Kita lihat pemerintah pusat sudah melakukan kepada MUI, karena yang memiliki legalitas halal atau tidak itu tugasnya pusat yang dikaji lembaga khusus,” ujarnya.

Lanjutnya, berdasarkan informasi yang didapatnya, MUI sudah melakukan kajian tersebut. Bahkan menurutnya tidak mungkin vaksinasi dilaksanakan tanpa adanya kerjasama dengan MUI yang berkaitan dengan kehalalannya.

“Sudah jelaslah ya, pemerintah tidak mungkin melakukan vaksinasi jika tidak kerjasama dengan MUI mengenai kehalalan. Selain itu, kita melihat masyarakat itu tidak semua siap untuk divaksin, itu hal yang wajar,” jelasnya.

Sehingga, pemerintah jangan terlalu terburu-buru untuk penyebaran vaksin. Perlu kepastian mengenai vaksinasi kepada masyarakat

“Ketika halal, insya allah tidak ada masalah. Hanya saja tinggal memberikan pemahaman kepada masyarakat mau atau tidaknya mau divaksin. Wajar saja pemerintah ingin cepat-cepat, tapi di sisi lain harus dipastikan vaksin ini aman dan menyelamatkan,” tutupnya. (kim)