Teradisi Muludan Di Sukamulya, Berjalan Menelusuri Sungai

Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur PERINGATI: Kepala Desa Sukamulya Iman Nurjaman sedang memberi pengarahan kepada warga.

RADARCIANJUR.com – Warga Desa Sukamulya, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur melaksanakan kegiatan rutin setiap tahun dengan berjalan di malam hari dan mandi di pertemuan dua sungai.

Kegiatan yang dipandu langsung oleh Kepala Desa Sukamulya Iman Nurjaman ini dilakukan setiap memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW, warga desa menyebutnya dengan tradisi muludan.

Iman mengatakan, kegiatan rutin ini juga diisi dengan doa tawasulan tablig akbar di tanah lapang sekitar desa.

“Kegiatan ini rutin kami lakukan untuk mempererat cinta agama, seni, dan budaya. Kemarin kegiatannya kami mulai pukul 22.00 WIB,” kata Iman, Selasa (3/11/2020).

Iman mengatakan, berjalan di malam hari diisi dengan kegiatan mengunjungi pohon yang mengeluarkan sumber air, lalu masuk nyebur ke kolam bersama.

“Ada yang membimbing untuk memaknai alam dan segala ciptaannya yang menjadi rezeki bagi semua warga desa kami,” kata Iman.

Iman mengatakan, perjalanan malam dengan serangkaian kegiatan juga untuk memupuk mental dan mengevaluasi diri semoga menjadi cerminan dan melahirkan pemikiran baru yang positif dalam memaknai setiap persoalan yang ada.

Selain berjalan, ada juga lintasan berlumpur yang harus dilewati oleh warga.

Iman mengatakan, makna dari masuk ke muara pertemuan dua sungai juga sebagai niat mandi taubat.

“Selesai mandi kami berkumpul melingkari api unggun sambil berdoa,” kata Iman.

Ia mengatakan, kegiatan juga dibarengi dengan pengukuhan anggota Paguyuban Maung Bodas Siliwangi sebuah komunitas seni budaya yang ada di wilayahnya.

(dil)