Jasad Nelayan Ditemukan Terapung di Laut

RADARCIANJUR.com – Setelah dilakukan pencarian selama dua hari Jasad Taufik Bin Asam (19), seorang nelayan Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, yang terjatuh kelaut saat memasang jaring akhirnya ditemukan Sabtu (7/11/2020)

Ketua kelompok usaha bersama nelayan Jayanti, Agus Bambang Irawan mengatakan jasad Taufik Bin Asam ditemukan oleh nelayan yang pulang melaut, sekitar pukul 15.00 Wib

“Korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian,” kata Agus saat dihubungi RADARCIANJUR.com Sabtu (7/11/2020).

Agus mengatakan jasad korban ditemukan dalam keadaan terapung di laut.

“Setelah dua hari di dasar laut, korban terapung karena didalam tubuhnya sudah terisi air laut,” ujar Agus

Agus memgatakan, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka.

“Polisi menyarankan untuk dilakukan otopsi, namun pihak keluarga menolak,” kata Agus.

Diberitakan sebelumnya, seorang Nelayan Terjatuh dari Kapal di Perairan Pantai Jayanti, Cianjur Jawa Barat Taufik Bin Asam (19) adalah nelayan yang masih belajar melaut.

Ketua kelompok usaha bersama nelayan Jayanti, Agus Bambang Irawan mengatakan Taufik Bin Asam (19) terjatuh dari perahu saat sedang memasang jaring.

“Dia jatuh, temanya Sandi Irawan semat akan menolong, korban terbawa arus,” katanya saat dihubungi RADARCIANJUR.com Jumat (6/11/2020)

Agus mengatakan, setelah mendapat informasi adanya seorang nelayan yang jatuh ke laut, pada saat itu juga nelayan Jayanti makukan pencarian dengan menggunakan 5 unit perahu.

“Tadi pagi ada 10 perahu nelayan yang melakukan pencarian,” ujar Agus.

Agus mengatakan arus yang sangat air laut yang sangat kencang membuat sulit untuk melakukan pencarian

“Kalau gelombang normal, namu arusnya sangat kuat ke arah timur,” kata Agus

Lanjut Agus saat ini nalayan dibantu unit SAR masih melakukan pencarian.

“Nelayan mencari ke tengah laut, kalau tim SAR mencari di pesisir pantai,” katanya (dil)