Selalu Waspada Cegah Covid-19, Desa Sirnagalih Libatkan Warga Proaktif

Desa Sirnagalih menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat

CILAKU – Penanganan dan pencegahan Covid-19 membutuhkan kesadaran semua pihak untuk bahu membahu dan bekerjasama.

Seperti yang dilakukan Desa Sirnagalih, Kecamtan Cilaku, Kabupaten Cianjur yang mengajak warganya untuk ikut proaktif.

Salah satunya adalah dengan saling mengawasi dan berbagi informasi terkait Covid-19 di wilayah masing-masing.

“Ini adalah tugas kita semua untuk bahu membahu berjuang menangani wabah ini,” ujar Kepala Desa Sirnagalih H Sugilar.

Kang Gilar Sapaan akrabnya menyampaikan, masyarakat Desa Sirnagalih dalam hal kekompakan dan tingkat disiplin warga sangat tinggi.

“Makanya warga juga diajak untuk saling mengawasi lingkungan masing-masing,” sambungnya.

Teknisnya, ketika ada warga yang datang dari luar kota maupun yang bekerja di luar kota pulang, warga bisa menginformasikan dan langsung berkoordinasi dengan perangkat desa.

“Jika ada warga yang terkonfirmasi positif, kami memfasilitasi untuk isolasi mandiri serta keluarganya diperhatikan. Kami cukupkan kebutuhannya selama menjalani isolasi,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya menyediakan posko tanggap Covid-19 dan ruang isolasi yang diawasi tenaga medis Puskesmas Kecamatan Cilaku.

Sampai saat ini, dari data terkhir, sudah ada delapan warga yang positif Covid-19 dan sudah menjalani isolasi di Bumi Ciherang yang disediakan Pemkab Cianjur.

“Empat orang dari perumahan kompleks Griya Sarongge dan empat orang lagi dari Kampung Pasir Nangka. Mereka adalah warga yang sering keluar kota dan bekerja di luar Cianjur,” ungkapnya.

Desa Sirnagalih terbagi empat dusun, 72 RT dan 18 RW yang masing-masing wilayah sudah memiliki Satgas Covid-19 dengan diketuai oleh masing-masing RW/RT.

“Teknisnya, Ketua RT melaporkan. Setelah laporan diterima, kami koordinasi dengan kecamatan dan tenaga kesehatan untuk memantau langsung di lapangan,” terangnya.

Dengan respon cepat dan tepat, semua masalah itu bisa diatasi bersama.

“Makanya, antisipasi yang kami tekankan. Selain disiplin menerapkan protokol kesehatan. Karena sampai saat ini belum ada vaksin Covid-19.” tandasnya.

Reporter: Dede Ginanjar/FJPP