BPN dan Pemkab Cianjur Bagikan 5.000 Sertifikat

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Cianjur menyerahkan sertifikat kepada lima ribu warga di 18 desa yang berada di lima kecamatan.

RADARCIANJUR.com- Dalam upaya Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Cianjur, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Cianjur menyerahkan sertifikat kepada lima ribu warga di 18 desa yang berada di lima kecamatan.

Kepala BPN Cianjur, Anthony Tarigan mengatakan, untuk Cianjur pihaknya menyerahkan secara resmi sebanyak 5.000 sertifikat. Namun diserahkan secara simbolis ke 50 penerima.

“Secara simbolisnya dihadirkan 50 orang, baru nanti setelah ini untuk seterusnya kita jadwal untuk menyerahkannya ke desa masing-masing, dan ini satu bagian rangkaian dari hari bahwa Presiden menyerahkan sertifikat satu juta sertifikat kepada seluruh rakyat Indonesia secara virtual,” ujarnya.

Untuk Jawa barat, terdapat 200.000 sertifikat dan Cianjur menyerahkan 5.000 pada tahap pertama bersamaan dengan jumlah satu juta sertifikat. Ia mengungkapkan, karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, penyerahan dilakukan hanya kepada 50 orang dan berikutnya baru dijadwalkan ke desa.

“Sesuai dengan draft map ptsl tahun 2017 sampai 2025, di tahun 2020 ini kita akan menjadika 18 desa di 5 Kecamatan sebagai lokasi PTSL,” terangnya.

Ia berharap agar seluruh desa terdaftar, dengan target yang ada.

“Baru dari terdaftar itu dibukukan, artinya kalau dia sudah ikut dalam PTSL bukti kepemilikannya jelas, itu dilanjutkan dengan terbukti sertifikat,” jelasnya.

Akan tetapi secara prinsip, lanjutnya, satu desa yang ditetapkan diharapkan semuanya terdaftar. Di tahun ini ada lima desa yang sudah lengkap.

“Jadi yang 18 desa lainnya itu terget yang ada berikutnya akan menuju target yang lengkap ditetapkan kembali menuju desa lengkap, artinya seluruh tanah di desa itu terdaftar,” ungkapnya.

Ia berharap untuk di tahun 2021 nanti, karena pada 2020 ini targetnya 29.000 ini sudah diselesaikan dan bahkan hampir finishing, karena secara fisik sudah 98,5 persen, artinya sudah 28.000 lebih.

“Sehingga ini sudah tahap finishing hingga akhir tahun, namun untuk di 2021 nanti kami berharap untuk desa yang ditetapkan nanti, masyarakatnya mempersiapkan surat surat bukti kepemilikan dan identitas diri,” imbuhnya.

Karena, jika sudah lengkap akan dilaksanakan pengukuran. Daftarkan sesuai dengan target yang ditetapkan kepada desa itu.

“Berkas dan data lengkap misalnya identitas objeknya, tanahnya, surat-suratnya, tanahnya lengkap dan batas tanahnya jelas tidak ada sengketa dan identitas pemohonhya jelas, itu pasti sampai kepada terbit sertifikat,” katanya.

Sementara itu, Pjs Bupati Cianjur, Dudi Sudrajat Abdurrochim menambahkan, hal ini berkaitan dengan upaya pemerintah mensejahterakan masyarakat. Diantaranya meningkatkan kapasitas masyarakat di dengan pemberian kepastian atas kepemilikan tanah sertifikat seperti ini.

“Alhamdulillah tadi Pak Presiden juga secara nasional sudah menyerahkan secara virtual, termasuk kita tadi juga setelah mendengarkan acara Presiden kita lanjut dengan hasilnya. Kita sendiri menyerahkan untuk yang yang siap ini sebanyak 5.000 sertifikat, terus yang hadir sebanyak 50 orang, terus simbolis kita berikan 10 orang,” tutupnya. (kim)