Satpol PP Cianjur Amankan Ribuan Obat Terlarang dan Ratusan Miras

HASIL RAZIA: Kesatuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Cianjur mengamankan barang bukti hasil razia, Minggu (8/11/2020). Foto: Dokumentasi For Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Ribuan obat-obatan terlarang dan ratusan minuman keras (miras) berhasil diamankan Kesatuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Cianjur dalam razia pekat yang digelar Minggu (8/11/2020).

Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja Kabupaten Cianjur, Hendri Prasetyadi mengungkapkan, razia dilakukan di enam kecamatan, yakni Kecamatan Cianjur Kota, Cibeber, Cilaku, Gekbrong, Cugenang, dan Kecamatan Cipanas.

“Kami berhasil mengamankan 148 botol miras dari berbagai merek, 232 kantong oplosan, dan 1.300 butir obat-obatan yang masuk daftar G,” terang Hendri, Minggu (9/11/020).

Modus para pelaku dalam menjual miras dan obat-obatan terlarang tersebut menurut Hendri, yakni dengan menggunakan modus baru. Salah satunya menjual di bengkel-bengkel dan warung kelontong.

“Modus ini mereka lakukan untuk mengelabui petugas. Akan tetapi kami bisa mengendus modus yang mereka lakukan. Sehingga dengan cepat dapat mengamankan miras dan obat-obatan ini,” kata dia.

Adapun untuk obat-obatan yang berjenis G, menurut Hendri, seharusnya tidak diperkenankan dijual secara bebas. Karena obat jenis itu seharusnya dijual di toko resmi atau apotik dan harus berdasarkan resep dokter.

“Sebetulnya obat-obatan daftar G ini memang tidak boleh dijual secara bebas. Karena obat daftar G dapat membahayakan pengguna jika tidak ada resep yang benar dari dokter,” ujarnya.

Lebih lanjut Hendri mengatakan, saat ini pihak Satpol PP belum bisa memberikan sanksi tegas terhadap para penjual yang sudah dirazia.

“Sementara ini kami tidak akan beri sanksi, karena kami akan berkoordinasi dahulu dengan pihak-pihak terkait supaya bisa ditindaklanjuti,” tandasnya. (dan)