Truk Bermuatan Mie Instan Terjun Bebas di Jembatan Cipetir

MUATAN MIE INSTAN: Sebuah truk yang melaju dari arah Cikalongkulon menuju Sukaluyu terjun bebas setelah sebelumnya menabrak tembok jembatan di Kampung Cipetir, Bobojong, Mande kemarin sore.

RADARCIANJUR.com – Sebuah truk bermuatan ratusan kardus mie instan terjun bebas ke jurang di Jembatan Jalan Raya Cikalongkulon yang terletak di Kampung Cipetir, Desa Bobojong, Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur, Senin (9/11) sekitar pukul 17:30 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima, sebelum masuk jurang, truk dari arah Cikalongkulon menuju Sukaluyu Cianjur ini diduga hilang kendali setelah rem truk bernomor polisi D 9843 AC itu tidak berfungsi. “Jadi kendaraan Nissan/PK 215 R ini membawa muatan mie instan yang dikemudikan oleh Saudara Yayat Ruhiyat warga Pasir Kembang, Serang, Provinsi Banten,” ungkap Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Meilawaty dalam keterangannya yang disampaikan Paur Subbag Humas Polres Cianjur, Ipda Ade Novi Dwiharyanto, tadi malam.

Ia menuturkan, kronologis kecelakaan tunggal tersebut terjadi saat sang sopir melaju dari arah Cikalongkulon menuju ke arah Sukaluyu. Ketika menempuh jalan menurun dan berbelok ke kiri, truk diduga hilang kendali dan rem tidak berfungsi dengan baik, yang kemudian kendaraan out ke kanan hingga menabrak tembok jembatan yang ada di kanan jalan. “Jadi setelah itu truk pun jatuh ke jurang jembatan sungai dengan posisi terakhir kendaraan terguling miring ke kiri, dengan roda depan kanan dan belakang kanan di atas,” tambahnya.

Akibat dari kejadian itu, dilaporkan sang sopir mengalami luka di kepala, hingga akhirnya meninggal dunia. “Kendaraan berikut barang muatan yang terlibat pun mengalami rusak parah. Dengan kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” katanya.

Pasca kejadian tersebut, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan gelar perkara awal. “Kami telah mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan, serta melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Termasuk mengevakuasi korban,” pungkasnya. (dan)