Cegah Penularan Covid-19, Empat Dinas dan Instansi Harus Berlakukan WFH

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal

RADARCIANJUR.com– Beberapa dinas dan instansi daerah telah terjadi kasus terkonfirmasi Covid-19, sehingga hal tersebut membuat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur meminta agar diberlakukan work from home (WFH), sbagai langkah antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19.

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, untuk dinas dan nstansi dengan kenaikan jumlah Covid-19 di Kabupaten Cianjur, didorong untuk sebagian dari staf masing-masing dinas untuk memutus setidaknya menghambat penyebaran Covid-19.

“Karena memang saat ini sudah ada beberapa contoh juga dinas instansi yang sudah mulai terpapar. Ini untuk sebagai antisipasi tindakan antisipasi agar pergerakan Covid-19 ini bisa dihambat,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, saat ini masih empat dinas dan instansi yang sudah terapapar serta diberlakukan WFH, yakni Inspektorat, Bappeda, PUPR dan Disdukcapil.

“Dari satu instansi rata-rata satu sampai dua orang yang terpapar, tidak banyak sih. Tapi kalau misalkan tidak di WFH takutnya bisa terus bertambah kasusnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah melakukan operasi Yustisi ke setiap dinas itu untuk melihat disiplin protokol kesehatan di sana. Sementara bagi yang tidak menggunakan masker langsung di rapid test saat itu juga.

“Sekarang ini kan memang pergerakan orang tidak bisa diprediksi dari mana dari mananya, kita juga sulit untuk mendeteksi. Kalau dulu itu kita bisa menelusuri tapi kebanyakan memang dari keluarga jauh, dia berkunjung ke luar kota ada yang sakit atau dari yang luar kota ke Cianjur,” terangnya.

Selain itu, kasus dari empat dinas yang terpapar mereka sudah diisolasi dan sudah hampir selesai. Hanya saja saat ini WFH tetal dilakukan untuk mengantisipasi.

“Sementara kalau Dinkes sih belum, hanya antisipasi saja. Untuk Dinkes belum ada yang terpapar, hanya saja kan Dinkes ini mobilitasnya tinggi, jadi memang kita cegah agar tidak terpapar,” jelasnya. (kim)