Herman Serap Aspirasi Petani Cijati

DENGAR ASPIRASI : Herman Suherman menyerap aspirasi sejumlah petani di Kecamatan Cijati pada Kamis (12/11/2020).

RADARCIANJUR.com – Calon Bupati Cianjur nomor urut tiga Herman Suherman menyerap aspirasi sejumlah petani di Kecamatan Cijati pada Kamis (12/11/2020). Yudi Supratna (40), salah satu petani di Desa Cibodas Kecamatan Cijati menyampaikan apirasinya terkait pengadaan pupuk.

“Mohon bantuannya pak Herman kami petani butuh pupuk. Pupuk sekarang langkah pak,” ujar Yudi kepada Herman, Kamis (12/11/2020).

Yudi mengatakan selama ini para petani mendapatkan pupuk dari para tengkulak. Namun belakangan ini pupuk di tengkulak pun tidak ada.

“Harganya juga lumayan mahal. Jadi kalau pemerintah memberi bantuan pupuk tentu sangat membantu sekali,” kata Yudi.

Petani padi ini mengeluhkan bertambahnya beban akibat serangan hama. Saat musim hujan banyak hama yang menyerang sawah. Para petani ini, kata Yudi, juga meminta pengadaan Insektisida.

“Selain pupuk kami juga butuh bantuan obat-obatan Insektisida agar bisa melawan hama,” ungkap Yudi.

Sementara itu, Hilman Febriansah (37) petani lainnya menyampaikan bahwa petani di Desa ini membutuhkan bantuan modal. Hilman mengatakan wilayahnya memang memiliki potensi pertanian yang bagus di Cianjur. Namun para petani terkadang kesulitan dalam segi modal dan pemasaran.

“Petani juga butuh bantuan modal pak. Beli pupuk mahal beli benih mahal akhirnya kami ngutang ke tengkulak,” ujar Hilman.

Menanggapi aspirasi dari para petani tersebut, Herman menegaskan bahwa sektor pertanian akan menjadi prioritas yang akan dikerjakan setelah dirinya nanti terpilih menjadi Bupati. Ia mengatakan telah menyiapkan program pertanian yang dapat menyejahterakan petani.

“Insya Allah saya sudah menyiapkan program peningkatan produktivitas 1.000 hektar lahan pertanian. Nanti petani diberi bantuan modal dan pendampingan,” kata Herman.
Herman menjelaskan selama masa cuti kampanye dirinya memanfaatkan waktu tersebut untuk menyerap aspirasi masyarakat.

“Di waktu cuti saya memang memanfaatkan waktu untuk turun ke bawah menyerap aspirasi. Agar setelah selesai cuti saya bisa eksekusi semua masalah-masalah yang saya dapat dari lapangan,” ujar Herman.(*/ars)