Masa Pandemi Covid-19, Guru Dituntut Kreatif dan Inovatif

KEBERSAMAAN: Para Guru Madrasah Aliyah (MA) Al Riyadl Cipanas foto bersama.

RADARCIANJUR.com – Pandemi Covid-19 berimbas pada semua lini, seperti halnya pada bidang pendidikan. Menyikapi hal tersebut Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Madrasah Aliyah (MA) Al Riyadl Cipanas tetap berjalan meskipun tidak bertatap muka.

Metode perubahan pembelajaran pun dilakukan MA Al Riyadl secara atraktif dan inovatif, sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan sejak terjadinya pandemi dengan mengikuti kegiatan belajar melalui gawai sebagai alat penunjang.

“Metode pembelajaran dengan guru berkunjung (Jarunjung) merupakan salah satu strategi pembelajaran di MA Al Riyadl Cipanas. Selain itu, pembelajaran daring dan luring dengan sebutan belajar Belajar Online dari rumah (Jaronah) serta melaksanakan In House Training (IHT),” ujar Kepala MA al Riyadl Cipanas, H Wahyu Ilham.

Wahyu menuturkan, pihak madrasah terus bertekad pembelajaran tetap berjalan dengan baik serta guru dan tenaga pendidik pun dituntut kreatif dan inovatif menghadapi situasi pandemi yang sangat memprihatinkan.

“Dengan semakin banyaknya yang terjangkit Covid-19, maka MA Al-Liyadl Cipanas terus mengupayakan agar seluruh siswa dan warga sekolah terhindar dari virus hingga merubah metode pembelajaran,” katanya.

Ia menuturkan, selain itu, MA Al Riyadl juga mengadakan In House Training (IHT)  selama dua hari pada bulan Nopember 2020 sebagai ajang pelatihan mengasah dan menambah pengetahuan juga kreatifitas guru tentang metode pembelajaran selama masa pandemi.

“IHT dilaksanakan melalui e-learning madrasah dan Optimalisasi Google Classroom, untuk mempermudah siswa belajar dan mengasah inovasi, kreatifitas guru menyampaikan metode perubahan perilaku dalam pembelajaran melalui digital ditengah pandemi Covid-19, ” pungkasnya. (hry)