Ingat Pesan Ibu, Cegah Covid-19

Ilustrasi Covid-19

RADARCIANJUR.com – Masyarakat Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diimbau untuk selalu “Ingat Pesan Ibu” dengan menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan air mengalir. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19.

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai, mengungkapkan jajarannya bersama unsur TNI dan Pemkab Cianjur tak bosan untuk selalu mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan dalam upaya mencegah penyebaran dan penularan Covid-19.

“Pandemi belum berakhir, kami gencar mengingatkan dan mengimbau masyarakat agar selalu tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Rifai, kepada wartawan, Senin (16/11/2020).

Selain mengingatkan masyarakat untuk selalu “Ingat Pesan Ibu”, lanjut Rifai, jajarannya bersama unsur TNI dan Pemkab Cianjur juga gencar melakukan operasi yustisi.

“Operasi yang digelar itu untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan saat di luar rumah,” jelasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, potensi penyebaran dan penularan Covid-19 di Kabupaten Cianjur, masih sangat tinggi. Kondisi itu akibat masih banyaknya aktivitas masyarakat yang menimbulkan kerumunan massa.

“Penyebaran dan penularan Covid-19 cukup tinggi terjadi. Kerumunan massa yang sangat banyak, sangat beresiko terjadinya cluster baru penyebaran dan penularan Covid-19,” kata Yusman.

Yusman menyebutkan, diperlukan ketegasan dari stack holder terkait dalam mencegah terjadinya cluster baru di Kabupaten Cianjur.

“Karena ini akan luas sekali kalau sudah cluster dan butuh keterlibatan semua pihak tidak bisa ditangani oleh Dinkes. Sementara ini untuk pelacakan kasus masih dinas kesehatan, karena sifatnya masih sporadius, artinya belum terbentuk cluster. Tapi kalau sudah terbentuk cluster strateginya lain lagi, semua harus terlibat,” ujarnya. (dil)