10 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Undang Rasa Prihatin Warga

Relawan Garda Manjur, saat mengunjungi rumah Dede Supriatna. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Rona gembira terpancar pada wajah Dede Supriatna (38) dan sang istri Tinih (28) saat rumah reyotnya akan dibangun relawan Garda Manjur, Selasa (17/11/2020).

Pasangan suami istri ini sudah hampir 10 tahun tinggal di rumah yang bocor saat hujan dan sangat panas di musim kemarau karena atapnya asbes yang pendek dari lantai. Mereka tinggal bersama tiga anaknya yakni Fitri (6 bulan) Rania (8), dan Fajar (5).

Kehidupan prihatin keluarga ini sudah mengundang rasa iba semua warga Kampung Cikadu RT 02/03, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur.

“Kami sudah 10 tahun tinggal di sini, sehari-hari suami saya bekerja sebagai buruh pemikul kayu, sepulang dari memikul kayu langsung mencari rumput untuk domba orang lain,” ujar Tinih.

Tinih merasa bahagia ketika relawan Garda Manjur memberikan semua keperluan untuk membangun rumahnya agar layak huni.

Calon wakil bupati nomor urut 3, Tb Mulyana Syahrudin turut simpati dan merasa bangga dengan sikap relawan yang sudah peduli dengan warga yang tinggal di gubuk dan sangat pelosok dari kota Cianjur.

“Kehidupan keluarga ini terlihat mengkhawatirkan, tentunya membuat iba dan membangkitkan nilai-nilai kemanusiaan kami semua untuk saling mengasihi dan membantu meski bukan tetangga dekat tapi ini kepedulian untuk warga Cianjur,” ujar Mulyana.

Mulyana mengatakan, bantuan pembangunan rumah merupakan inisiatif dari relawan yang dananya merupakan hasil patungan dari relawan Garda Manjur.

“Kami berikan bahan bangunan sebagaimana layaknya membuat rumah, untuk tenaga kerjanya nanti warga sekitar yang akan bergotong-royong siap membantu secara sukarela,” katanya.

Rian Purwawiwitan, Ketua Relawan Garda Manjur mengatakan ia mendapat laporan dari relawan bahwa ada sebuah keluarga yang tinggal di rumah tak layak huni dan berdempetan dengan kandang domba.

“Alhamdulilah kami mengumpulkan dana kami memberikan bahan bangunan, bahan yang diperlukan pembangunan dilakukan gotong royong,” katanya.(dil)