Pimpinan Ponpes Inayatul Fikriyah Tanggeung Pilih Nomor 3

TURUNI ANAK TANGGA: Calon Bupati Cianjur, Herman Suherman menuruni anak tangga setelah melihat kondisi pembangunan ponpes pasca kebakaran. FOTO: BHSM FOR RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com -Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Inayatul Fikriyah, KH. Mubih Mubarom menyatakan mendukung pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Cianjur nomor urut 3, Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin. Padahal sebelumnya Ponpes ini pernah didatangi calon bupati lainnya.

“Insya Allah Ponpes Inayatul Fikriyah mendukung Pak Herman. Mudah-mudahan Pak Herman sukses dan harapannya diijabah Allah SWT. Insya Allah masyarakat di sini akan diarahkan mendukung Pak Herman,” ujar KH. Mubih Mubarom di sela-sela silaturahmi Herman ke kediamannya, Senin (16/11).

KH. Mubih Mubarom mengatakan, meski calon yang lain sudah pernah datang kepadanya, namun secara sikap politik Ponpesnya tetap mendukung pasangan Herman-Mulyana untuk memenangi Pilkada Cianjur 2020. “Calon lain semuanya juga sudah ke sini. Bahkan Pak Herman yang terakhir tapi Pak Herman itu sae (baik/bagus). Mudah-mudahan Pak Herman itu ada dalam lindungan Allah SWT,” kata KH. Mubih Mubarom.

Selain itu KH. Mubih Mubarom juga mengapresiasi program pembangunan 1.000 pesantren/kobong milik Herman-Mulyana. Dirinya berharap Ponpesnya yang sempat tertimpa musibah kebakaran tersebut bisa mendapat bantuan. “Mudah-mudahan pak Herman itu mendukung pesantren saya ya,” ujarnya.

Sementara itu, Herman mengungkapkan keprihatinannya, karena mendengar kabar ada bagian pesantren yang terbakar. Herman sempat melihat ke bagian bangunan yang terbakar.

Herman memastikan selepas Pilkada, selesai program pembangunan Ponpes tersebut akan dilaksanakan. “Saya berharap dengan program pembangunan 1.000 pesantren/kobong bisa membantu dan mengurangi kesedihan pengurus pesantren dan para santrinya. Insya Allah selepas Pilkada selesai, akan segera kita laksanakan pembangunannya,” kata Herman.

Sebelumnya, Ponpes Inayatul Fikriyah yang berlokasi di Kp. Legok Ringgit RT02/RW04, Desa Sukajaya, Kecamatan Tanggeung mengalami kebakaran pada Minggu 13 September 2020 pukul 01.00 WIB dini hari. Sejumlah bangunan ludes dilalap si jago merah dan memakan korban dua orang tewas.(*/yaz)