Hore! Disdik Jabar Siapkan Rumah Subsidi bagi Guru Non-PNS

Kadisdik Provinsi Jabar, Dedi Supandi

RADARCIANJUR.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) saat ini sedang menyiapkan Program Bakti Padamu Guru, yakni sebuah program untuk guru non-PNS dan tenaga pendidikan, agar bisa memiliki tempat tinggal atau rumah.

“Jadi Program Bakti Padamu Guru, menjadi pintu bagi Disdik Jabar untuk memenuhi kebutuhan para guru non-PNS serta tenaga pendidikan untuk bisa memiliki rumah,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jabar, Dedi Supandi, Selasa (17/11).

Dedi mengatakan, program tersebut muncul ketika para guru terutama non-PNS menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan tempat tinggal, karena sebagian besar guru non PNS serta tenaga pendidikan lainnya hingga kini belum memiliki rumah.

“Jadi adanya masuk aspirasi dari teman-teman guru mereka belum punya rumah, nah itu yang kita lakukan langkah-langkah dan kita juga koordinasi dengan Kementerian PUPR, dengan bank,” kata Dedi.

Menurut dia program rumah subsidi tersebut rencananya akan dimulai bertepatan dengan Hari Guru Nasional pada 25 November 2020, dan pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar program ini bisa berjalan sesuai rencana serta membantu para guru non PNS serta tenaga pendidikan untuk segera memiliki rumah.

“Program Bakti Padamu Guru ini menghadirkan nanti perumahan-perumahan yang bersubsidi bagi teman-teman non-PNS, bisa juga penjaga sekolah, dan juga bisa guru sekolah SMP dan SD,” ujarnya.

Pihaknya memastikan rumah subsidi tersebut akan terjangkau baik uang muka, serta cicilan bagi para penerima manfaat. Namun terkait nilainya ia mengaku masih membahas dengan beberapa bank, dan properti Indonesia yang akan menjalin kerja sama.

“Sehingga dengan subsidi perumahan yang harganya relatif murah dan cicilan terjangkau, saya berharap tidak ada lagi guru-guru non-PNS atau penjaga sekolah tidak punya rumah,” ulasnya.

Dedi menuturkan, perumahan bersubsidi tersebut rencananya akan dibangun di beberapa daerah diantaranya Kabupaten Bandung, Cirebon, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Indramayu.

Program tersebut juga akan diluncurkan Gubernur Jabar M Ridwan Kamil di salah satu daerah tersebut.

“Jika kita hitung secara total bisa mencapai hampir 10 ribu unit rumah,” pungkasnya.

(ant)