Dibunuh Adik Kandung, Dikubur di Lantai Kontrakan

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Kasus penemuan mayat yang dikubur di bawah lantai rumah kontrakan di Depok, Jawa Barat, akhirnya terungkap. Jajaran Polres Metro Kota Depok berhasil menangkap Juana yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan Dedi.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, Juana adalah adik kandung Dedi. Pelaku ditangkap di kawasan Bogor, Jawa Barat, tak lama usai penemuan jenazah pada Rabu (18/11) malam.

“Kita telusuri korban memang hidup bersama adiknya tapi pada saat korban ditemukan dikubur atau dimakamkan di dalam kontrakan, si adik tidak ada ditempat maka pantas dicurigai,” kata Azis kepada wartawan, Jumat (20/11).

Pada proses pemeriksaan, pelaku akhirnya mengakui telah membunuh kakaknya sendiri. Korban tewas setelah dipukul menggunakan benda tumpul. Untuk menghilangkan jejaknya, korban dikubur di bawah lantai kontrakan.

“Kejadian pembunuhan terhadap kakaknya tanggal 14 November atau sekitar seminggu yang lalu. Dia meninggalkan kontrakan tanggal 15,” imbuh Azis.

Sebelumnya, jenazah seorang pria ditemukan terkubur di bawah lantai keramik di sebuah rumah kontrakan di Jalan Kopral Daman, Sawangan, Depok, Jawa Barat. Saat ditemukan, korban dalam posisi duduk dengan celana pendek.

Kapolsek Sawangan, Kompol Sutrino memperkirakan korban berusia sekitar 40 tahun. Korban dikubur di dalam lubang sedalam 1,5 meter. Lubang itu kemudian ditutup dengan keramik.

“Kedalaman lubang yang berhasil digali mencapai 1,5 meter dan lebar 40 centimeter,” kata Sutrisno saat dihubungi, Kamis (19/11).

Penemuan jenazah berawal dari kecurigaan ibu kontrakan. Saat itu pemilik sedang membersihka rumah kontrakan tersebut yang telah kosong. Dia melihat beberapa keramik lantai berbeda warna dengan keramik lainnya.

Temuan ini segera dia sampaikan kepada suaminya. Suaminya kemudian memutuskan membongkar lantai tersebut. Setelah digali, terlihat potongan tubuh manusia. Sang suami pun melaporkan temuannya kepada aparat setempat untuk ditindaklanjuti.(jwp)