Disambar Petir, Satu Rumah di Ciranjang Nyaris Hancur

RUSAK: Petir menyambar salah satu rumah warga di Kampung Pasir Kunci RT03 RW11 Desa Nanggalamekar Kecamatan Ciranjang. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com- Hujan deras yang disertai petir di Kabupaten Cianjur pada Jumat (20/11) malam sekitar pukul 22.00 WIB, mengakibatkan satu rumah mengalami kerusakan di Kampung Pasir Kunci RT03 RW11 Desa Nanggalamekar Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur.

Rusaknya salah satu rumah warga tersebut dikarenakan sambaran petir yang cukup besar sehingga mengeluarkan bunyi dentuman yang cukup keras.

Endang Alek (53) pemilik rumah menuturkan, kejadian bermula saat hujan deras yang mengguyur kawasan Ciranjang. Pada saat kejadian, dirinya beserta keluarganya tengah tertidur lelap.

“Tiba-tiba sekitar pukul 22.00 WIB turun hujan deras yang dibarengi petir, berselang 30 menit, terdengar suara petir yang cukup kencang, hingga menyebabkan jaringan listrik di lingkungan kami padam,” ujarnya.

Akibatnya, rumah berukuran 9×6 meter tersebut mengalami rusak di beberapa bagian seperti tembok, atap rumah, kaca dan langit-langit rumah runtuh.

Ia dan keluarganya pun langsung mengamankan diri, dikhawatirkan rumah rubuh atau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami langsung terbangun dan berhamburan keluar rumah sambil minta tolong pada tetangga dan orang tua. Setelah dilihat ternyata di dalam rumah beserta isinya hancur,” paparnya.

Dirinya menduga, petir yang menyambar kediamannya karena antena televisi yang terpasang di samping kiri rumahnya.

“Diduga petir terlebih dahulu menyambar antena, karena kondisinya hancur dan genting, dinding tembok luar, dinding tembok seluruh kamar, dapur, kaca jendela, tempat tidur dan pelapon atap rumah ambrol, hingga kondisi di dalam rumah acak-acakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Babinkantibmas Desa Nanggalamekar, Brigadir Muhamad Ilyasa mengungkapkan, kejadian tersebut telah diatasi pemerintah desa setempat.

“Untuk sementara seluruh penghuni rumah dievakuasi di rumah orang tuanya yang lokasinya tidak jauh dari rumah tempat kejadian. Tidak ada korban jiwa, hanya seluruh penghuni rumah mengalami shok dan untuk kerugian material ditaksir mencapai belasan juta rupiah,” tutupnya. (kim)