Tanpa Bantuan Pemerintah, Bumdes Sukatani Kelola Sampah Mandiri

Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur GOTONG ROYONG: Bumdes Sukatani bersama warga gotong royong mengelola sampah rumahan.
GOTONG ROYONG: Bumdes Sukatani bersama warga gotong royong mengelola sampah rumahan.(Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Mandiri Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur berinisiasi mengelola sampah rumahan dengan cara mandiri dan gotong royong tanpa bantuan pemerintah.

Hal tersebut dilakukan demi mengendalikan sampah warga yang selama ini dibuang belum terkoordinir baik dengan diangkut menggunakan dua mobil truk double.

“Setelah kami telusuri ternyata sampah rumahan warga di empat kedusunan Desa Sukatani lumayan melimpah. Bisa mencapai 10 hingga 12 ton per sekali angkut,” kata Direktur Bumdes Karya Mandiri Asbim Misbahudin, Minggu (22/11/2020) disela-sela kesibukannya.

Asbim menyebut, dengan cara gotong royong itu, tim dari Bumdes Karya Mandiri mencoba bersosialisasi ke masyarakat agar sampah-sampahnya tak lagi dibuang sembarangan melainkan akan diangkut dengan menggunakan armada Truk setiap minggunya.

“Kami dari Bumdes hanya meminta seikhlasnya saja iuran untuk biaya operasional pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Pasirsembung,” tuturnya.

Menurut Asbim, Bumdes tak pernah menarik iuran dengan tarif yang ditentukan melainkan hanya seikhlasnya dari warga.

“Ada juga yang tidak membayar, tapi kami tetap mengangkutnya. Dengan harapan ada kesadarannya untuk berpartisipasi,” ucapnya.

Pengangkutan sampah biasa dilakukan pihaknya per satu minggu. Dengan teknis langsung menurunkan dua unit truk sekaligus.

“Jadi saat ini baru ada empat kedusunan yang baru ditangani di Desa Sukatani. Diantaranya Jalur Pasirkampung, Panagan, Barukupa, Pasir haur, Tegal sapi, Kayu manis, dan Gunungputri,” terangnya.

Termasuk, mekanismenya pun beberapa anggota Bumdes Karya Mandiri mengangkut sampah rumahan setelah dilakukan pemilahan.

“Kami harapkan dengan cara gotong royong, sampah rumahan itu bisa teratasi tidak dibuang sembarangan lagi,” pungkasnya.(dan)