Dua Pelanggaran Pemilu Mulai Disidangkan

Sidang perdana kasus pelanggaran Pemilihan Umum Bupati Cianjur 2020

RADARCIANJUR.com – Sidang perdana kasus pelanggaran Pemilihan Umum Bupati Cianjur 2020 digelar di Pengadilan Negeri Cianjur, Senin (23/11/2020).

Persidangan tersebut sebagai bentuk tindak lanjut dari kasus pelanggaran Pemilu, yang dilakukan oleh seroang orang Kepala Desa di Kecamatan Leles dan salah satu tim pemenagan calon di Kecamatan Agrabinta

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Cianjur, Eko Joko Purwanto mengatakan, perkara pemilu yang disidangkan hari ini di PN Cianjur ada dua yaitu perkara dengan terdakwa A Munawar alias H Nokus bin H Daelimi.

“Satunya lagi perkara dengan terdakwa Sun sun Sunjaya Bin Sugandi,” kata Eko

Eko mengatakan pada agenda sidang ini adalah pembacaan dakwaan dan pemeriksaan saksi-saksi.

“Lamanya proses sidang akan berlangsung selama tiga hari,” katanya

Diberutakan sebelumnya Kasus dugaan pelanggaran Pemilu, yang dilakukan oleh salahsatu tim pemenagan calon di Kecamatan Agrabinta dan satu orang Kepala Desa di Kecamatan Leles sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negri Cianjur.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Cianjur Tatang Sumarna mengatakan, penyidik Gakumdu Cianjur sudah selesai melakukan penyidikan, dan P21 sudah dilimpahakn ke Kejaksaan Negri Cianjur

“Dua kasus pelanggaran Pemilu di Kecamatan Leles tinggal menunggu sidang,” kata Tatang kepada RADARCIANJUR.com, Jumat (20/11/2020) di Kantor Bawaslu Cianjur.

Tatang mengatakan, dua kasus tersebut yaitu kasus politik uang yang dilakukan oleh salahsatu tim pemenangan Paslon dan kasus kedua adalah penggiringan terhadap salah satu Paslon yang dilakukan oleh Kades dan videonya sempat viral.

“Hasil penyidikan dua kasus itu sudah memenuhi unsur pidana Pemilu,” ujar Tatang

Lanjut Tatang, hingga saat ini Bawaslu Kabupaten Cianjur sudah menangani 11 kasus dugaan pelanggaran Pemilu.

“Nambah satu kasus, namun masih ditangani di sentra Gakumdu,” pungkasnya. (dil)