UMK Tak Naik, Buruh Cianjur akan Demo Selama Tiga Hari

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Menuyusul adanya informasi UMK Cianjur batal naik 8 persen, Aliansi buruh Cianjur akan menggelar aksi selama tiga hari.

Mewakili Aliansi Buruh Cianjur Asep Malik, mengatakan, batalnya UMK naik diduga karena adanya surat siluman susulan yang menyatakan bahwa Cianjur nol persen kenaikan.

“Rekomendasi pertama kenaikan 8 persen lalu muncul rekomendasi kedua nol persen, saat itu kami mendesak agar Pemkab mencabutnya, lalu keluar rekomendasi ketiga kenaikan 8 persen, tiba tiba pada tanggal 20 muncul rekomendasi keempat sampai dewan pengupahan provinsi tak tahu itu surat dari mana yang menyatakan kenaikan Cianjur nol persen,” ujarnya

Asep mengatakan, pihaknya baru saja selesai rapat di Bandung dan bulat buruh merekomendasikan aksi di Cianjur dan Bandung.

“Satu poinnya kami mempertanyakan surat siluman yang masuk ke gubernur,” katanya.

Asep mengatakan, buruhakan melawan secara masif terkait tidak naiknya UMK Cianjur.

“Sebelumnya kami sudah sepakat sudah dipublish juga bahkan saya yang mengantar langsung ke provinsi surat rekomendasi kenaikan 8 persen sebelum penetapan muncul,” ujar Asep.

Seperti diketahui UMK Cianjur saat ini berada di angka Rp 2.534.798,99.(dil)