Ribuan Buruh Serbu Pendopo Cianjur Tuntut Kenaikan UMK

Ribuan buruh berujukrasa di gerbang Pendopo Cianjur. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Ribuan buruh Cianjur melakukan unjukrasa di gerbang Pendopo Cianjur, Rabu (25/11/2020). Pada Aksinya masa yang tergabung dalam Aliansi Buruh Cianjur (ABC) ini menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2021.

Ratusan personel polisi dari Polres Cianjur, Sukabumi Kota, Sukabumi Kabupaten, Bogor Kota, Bogor Kabupaten ditambah personel dari Brimob Yon B, berjaga untuk mengamankan aksi unjukrasa, selain itu empat unit kendaraan taktis water canon juga disiagakan di lokasi aksi dibantu personel polisi satwa.

Perwakilan pimpinan ABC, Hendra Malik mengatakan, sebelum dilaksakan aksi unjukrasa, perwakilan buruh sudah terlebih dahulu melakukan audiensi dengan PJS Bupati Cianjur namun tak membuahkan hasil.

BACA JUGA : Buruh Cianjur Sebut Ada Hal Aneh dalam Penetapan Kenaikan UMK 2021

“Aksi ini dilakukan karena Deadlocknya audiensi, yang digelar dari pukul 20:00 wib hingga 23:00 Wib malam tadi,” katanya.

Menurutnya, ada sebanyak kurang lebih 17 ribu buruh di Cianjur yang turun untuk melakukan unjuk rasa ke Kantor Bupati Cianjur.

“Kita fokuskan target demo ke Kantor Bupati Cianjur. Kurang lebih ada 17 ribu yang turun,” ujarnya.

Ia mengatakan jika pemerintah tidak merealisasi keinginan buruh aksi tersebut akan dilakukan tiga hari berturut-turut, yaitu tanggal 25, 26 dan tanggal 27 November.

“Kita akan gelar aksi ini selama tiga hari yaitu mulai dari hari Rabubsekarang hingga Jumat mendatang,” katanya.

BACA JUGA : UMK Tak Naik, Buruh Cianjur akan Demo Selama Tiga Hari

Pjs Bupati Cianjur Dudi Sudrajat, mengatakan tidak naiknya UMK Cianjur 2021 didasarkan pada berbagai pertimbangan. Diantaranya ialah kondisi ekonomi nasional dan kemampuan perusahaan di Cianjur.

“Kami upayakan agar perusahaan bisa tetap bertahan di tengah pandemi, sehingga buruh masih bisa bekerja. Bahkan kalau bisa ada serapan tenaga kerja” katanya. (dil)