Bos Paket Lebaran Masih Terbaring Sakit, Aset Terancam Disita

Kondisi rumah mewah milik AN terduga pelaku penipuan bermodus paket lebaran masih kosong. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Kasus penipuan paket lebaran yang dilakukan AN masih terus berlanjut dan dalam proses hukum. Bahkan, barang bukti pun dalam penyitaan Polres Cianjur. Akan terapi, AN pemilik usaha paket lebaran masih terbaring sakit di salah satu rumah sakit dan dalam pengawasan pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Anton mengatakan, pihaknya masih mendalami barang bukti yang memang diduga ada kaitannya dengan pidana penipuan yang dilakukan AN.

“Masih dalam proses tracking, masih mengecek barang bukti semua yang ada kaitan dengan tindak pidana, baru kita ajukan untuk izin khusus penyitaan,” ujarnya.

Lanjutnya, aset milik AN ada dalam bentuk fisik. Bahkan, AN tidak menggunakan rekening saat bertransaksi dengan para ketua kelompok, namun secara tunai.

“Kalau rumah ada kaitannya dengan hasil kejahatannya akan kita sita. Rumah, kendaraan, dan semua yang berkaitan dengan tindakan penipuan dia,” ungkapnya.

Saat ini, tidak ada pelaku utama lain selain AN karena tersangka memang melakukannya sendiri. Sementara orang yang terlibat, seperti sopir dan suaminya hanya membantu AN.

“Pendirian CV yang ia dirikan juga masih diragukan, pas kami cek tidak jelas,” jelasnya.

Saat ini AN dirawat di salah satu rumah sakit di Cianjur dengan pengawasan polisi. Ia menyebut, secepatnya kasus ini akan diselesaikan, jika sudah P21 akan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Ketika dikonfirmasi mengenai lamanya penyidikan untuk kasus penipuan paket lebaran bodong ini, ia menjelaskan penyidikan untuk kasus penggelapan membutuhkan pembuktian yang lengkap.

“Awalnya bukti para pelapor ini baru rekapan dan pernyataan, tidak ada bukti penyerahan uang. Tapi kami sudah sepakat dengan bukti yang ada, AN bisa jadi tersangka,” tutupnya. (kim)