Ketua PAC Gerindra Diponis 3 Tahun Pejara Dan Denda 200 Juta

Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur Sidang putusan terdakwa SS.

RADARCIANJUR.com – SS, ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Agrabinta terbukti melanggar pidana pemilu dengan membagikan beras dan menguntungkan satu pasangan calon sehingga Majelis hakim Pengadilan Negeri Cianjur menjatuhkan vonis tiga tahun penjara dan denda Rp 200 juta.

Majelis hakim yang dipimpin oleh Ketua Glorious Anggundoro SH, Hakim anggota Kustrini SH, dan Hakim anggota Dian Yuniarti SH juga memberi waktu kepada terdakwa SS dan penasihat hukum untuk berpikir selama tiga hari mengupayakan hukum lainnya setelah vonis.

Barang bukti berupa satu buah plastik berisi beras lima kilogram dan alat peraga kampanye disita oleh negara.

Pendamping hukum terdakwa SS Nadia Wike Rahmawati SH mengatakan, pihaknya akan mengajukan banding saat diberi waktu untuk berpikir dulu selama tiga hari oleh majelis hakim. Pihaknya akan mengupayakan hukum yang masih bisa ditempuh.

“Pada inti pokoknya kami menghormati hasil putusan majelis hakim. Setelah kami berembuk dengan tim, kami akan mengajukan banding ke pengadilan tinggi Bandung,” ujar Nadia ditemui setelah gelaran sidang, Senin (30/11/2020)

Nadia mengatakan, pihaknya akan segera mengirimkan usulan banding dalam waktu yang diberikan oleh majelis hakim.

“Harapan kami terdakwa bebas, menurut kami itu tak ada unsur kampanye atau arahan untuk mencoblos pasangan calon,” katanya.

(dil)