PLN Minta Warga Tidak Tebang Pohon Dekat Jaringan Listrik Sendiri

RADARCIANJUR.com – Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Cianjur Kota menanggapi pasca terjadinya masyarakat yang tersengat jaringan listrik di Desa Sindangasih Kecamatan Karangtengah, pihak PLN ULP Cianjur Kota mengimbau dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak menanam pohon di dekat jaringan listrik.

“Kami sudah melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak menanam pohon di bawah aliran listrik, karena ketika rimbun dapat berbahaya, terlebih kejadian tadi siang menjadikan gambaran untuk kita semua,” ujar Manager PLN ULP Cianjur Kota, Hendra Hidayatulloh.

BACA JUGA : Niat Memangkas Ranting Pohon, Ketua RT di Karangtengah Tersengat Listrik

Lanjutnya, masyarakat diminta tidak mendekati atau tidak menebang pohon yang berada di jaringan listrik tanpa melakukan koordinasi dengan pihak PLN terlebih dahulu.

“Itu dapat berpotensi mengancam keselamatan. Bisa hubungi kantor PLN terdekat atau hubungi Contact Center PLN (022) 123 dan kami siap melakukan perabasan pohon milik warga yang mendekati jaringan listrik secara gratis,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, pria berumur hampir setengah abad terbakar akibat tersengat kabel listrik di Kampung Babakan Pandan RT 1 RW 1 Desa Sindangasih Kecamatan Karangtengah. Korban yang bernama Dedi (45) merupakan Ketua RT yang akan memangkas dahan dan ranting pohon di salah satu rumah warga.

Dian Wisdianawati (35) mengatakan, korban memang sudah biasa bantu-bantu di kediamannya. Sebelumnya, korban membantu mengecat dan membersihkan kamar mandi.

“Sebelumnya korban dikasih tau untuk hati-hati, karena ada kabel listrik. Memang mau memangkas pohon sukun karena sudah tinggi dan buahnya sudah mateng,” ujarnya.(kim)