Usai Mandi Hujan, Bocah 5 Tahun di Tanah ‘Disunat Jin’

RADARCIANJUR.com – Warga Kota Bogor dihebohkan dengan fenomena seorang bocah lelaki yang disebut-sebut ‘disunat jin’.

Tepatnya di kampung Cibadak, RT 03/12, kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Informasi yang dihimpun radarbogor.id, peristiwa tersebut terjadi pada GZ (5) saat bermain air hujan Sabtu (27/11/2020) kemarin.

Usai bermain air hujan, orang tua GZ mendapati kelamin anaknya seperti sudah dikhitan atau disunat.

Hal itupun membuat heboh warga. Tak sedikit banyak warga yang datang untuk melihat kondisi si anak tersebut.

“Iya kejadianya pas anaknya lagi hujan-hujanan,” ujar Mulyana, tetangga orang tua anak tersebut kepada radarbogor.id Senin (30/11/2020).

Tidak hanya itu, video anak asal Kota Bogor yang ‘disunat jin’ tersebut viral. Tersebar dalam pesan What’s app juga media sosial.

Sementara itu, secara medis, fenomena disunat ‘jin’ disebut sebagai Parafimosis.

Dikutip dari www.halodoc.com, Parafimosis ini adalah kondisi yang terjadi pada laki-laki yang belum disunat. Tak hanya mereka yang belum menjalani sunat dewasa, parafimosis lebih kerap dialami anak-anak.

Ini terjadi ketika kulup penis tak bisa ditarik ke kepala penis, sehingga menyebabkan sirkulasi darah terganggu.

Adapun Gejala utama dari parafimosis atau disunat jin adalah ketika kulup penis tidak bisa kembali ke posisi normalnya. Akibatnya, ujung penis menjadi membengkak dan terasa sakit.

juga Sirkulasi darah pun terganggu sehingga warna penis menjadi kemerahan atau kebiruan.

Orang yang mengalami parafimosis juga biasanya kesulitan buang air kecil. Rasa tidak nyaman dan nyeri juga turut menyertai, utamanya jika penis membengkak.

(all)