Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Positif Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan terkait pelanggaran protokol kesehatan pada acara Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat yang menimbulkan kerumunan. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

RADARCIANJUR.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Anies melalui sebuah video pendek.

Hasil tes swab PCR Anies keluar pada Selasa (1/12/2020) dini hari, setelah tes swab dilaksanakan sehari sebelumnya.

Anies memastikan kondisinya baik-baik saja. Dia bahkan akan tetap bekerja memimpin rapat-rapat virtual dan melakukan isolasi mandiri. Sebelum dinyatakan positif, Anies juga melaksanakan tes swab rutin pada Rabu (25/11/2020), dengan hasil negatif.

Pada Minggu (29/11/2020), usai Wagub Ahmad Riza Patria dinyatakan positif Covid-19, Anies juga sempat melakukan tes usap antigen dan hasilnya negatif. Namun, dinyatakan positif berdasarkan swab PCR.

Gubernur Anies menyebut, saat ini kondisinya dalam keadaan baik dan tanpa gejala. “Setelah berkonsultasi dan sesuai dengan arahan dokter, saya akan menjalani isolasi mandiri dan mengikuti prosedur pengobatan yang ditetapkan tim medis,” ujar Anies.

Saat ini, seluruh kontak erat, baik keluarga maupun staf yang ada di kantor Anies, telah dilakukan tes swab PCR.

“Isolasi mandiri akan saya lakukan di tempat yang terpisah dengan keluarga dan akan saya tinggali sendiri. Sementara keluarga akan tetap di kediaman pribadi,” imbuhnya.

Dia juga berharap, agar semua orang yang pernah berinteraksi selama beberapa hari terakhir, untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan seperti isolasi mandiri atau tes usap PCR.

“Bagi siapapun yang pernah bertemu saya dalam beberapa hari terakhir, bisa kontak ke Puskesmas terdekat untuk menjalani swab test. Tentu tim tracing dari Dinkes juga akan mendata dan menghubungi kontak erat saya. Seluruh prosedur terkait akan dijalankan,” tambahnya.

Lebih lanjut, mantan Mendikbud itu mengatakan, sesuai protokol unit kantor Gubernur akan ditutup sementara waktu. Seperti juga unit kantor Wakil Gubernur di Blok B sudah ditutup. Gedung utama Balai Kota, yang lokasinya berbeda dari Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur akan tetap akan beroperasi dengan protokol kesehatan ketat.

Untuk itu Gubernur Anies juga meminta agar masyarakat bisa semakin patuh terhadap 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

“Mohon doanya agar bisa segera kembali sembuh dan semoga Allah SWT melindungi kita semua dan merahmati kota Jakarta,” pungkasnya.

Sebelum Anies, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria diketahui juga terkonfirmasi positif Covid-19. Berdasarkan hasil dari contact tracing Dinas Kesehatan DKI Jakarta, pria yang akrab disapa Ariza itu terkonfirmasi positif Covid-19 karena tertular dari staf pribadinya yang sebelumnya tertular dari lingkungan keluarga staf tersebut.

“Jadi, temuan positif Covid-19 ini adalah dari lingkungan pekerjaan, di mana ada staf saya yang tertular dari klaster keluarganya. Ini tentu menjadi perhatian kita semua untuk lebih menjaga kedisiplinan protokol kesehatan hingga di dalam keluarga sekalipun,” ujar Ariza, dalam keterangannya, Minggu (29/11/2020).

Ariza berharap, dengan adanya kasus konfirmasi positif Covid-19 ini, warga Jakarta untuk semakin meningkatkan disiplin protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Mohon doanya agar kita semua dalam kondisi sehat wal’afiat. Jakarta belum terbebas dari pandemi Covid-19. Jangan ragu dan takut untuk saling mengingatkan protokol 3M. Tetap tingkatkan iman, imun, dan aman bahkan hingga di dalam lingkup keluarga kita,” imbau Ariza.

(jpg)