Sstt… Tahu Nggak Angka Lajang Alias Jomblo di Indonesia Semakin Meningkat?

RADARCIANJUR.com – Pernikahan di usia yang masih muda memang banyak sekali terjadi di Indonesia. Namun ternyata sebuah survei membuktikan masih banyak orang yang lajang alias jomblo di Indonesia!

Hal itu dibuktikan dengan statistik pada tahun 1970 hanya ada 1,4 persen perempuan usia 35-39 yang masih lajang. Angka itu naik jadi 3,5 persen pada 2000 dan naik lagi menjadi 3,8 persen per 2010.

Kecenderungan sama pun terjadi pada laki-laki lajang berusia 35-39 tahun yang tadinya berjumlah 10,02 persen pada 2000 naik menjadi 11,58 persen pada 2010.

Menanggapi hal tersebut dosen Psikologi Universitas Pelita Harapan Karel Karsten Himawan akhirnya angkat bicara.

Dirinya menilai peningkatan angka perempuan yang belum dan tidak ingin menikah dipengaruhi oleh pergeseran nilai yang bersifat ekonomi.

Dari referensi literaturnya, perempuan Indonesia yang menamatkan pendidikan perguruan tinggi pada 2019 meningkat tiga kali lipat dibanding dua dekade lalu.

Di Indonesia, tuntutan menikah umumnya muncul, entah dari keluarga maupun diri sendiri, di pertengahan umur 20.

Alasannya adalah semacam pola “alur kehidupan”. Usia 24-26 tahun adalah momen anak muda sudah menamatkan kuliah serta telah bekerja dua-tiga tahun.

Dua pencapaian itu akan dianggap sebagai modal yang cukup untuk memulai keluarga.

Ketakutan untuk menikah karena sikap abusif orang tua sepertinya mengancam banyak anak Indonesia.

Akhir Agustus lalu, Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak merilis data kasus pelaporan kekerasan seksual kepada anak sepanjang 2020 mencapai 4.833 kasus.

Tidak hanya sampai disitu, faktor karier dan pertimbangan kesiapan finansial juga menjadi salah satu alasannya loh tipstrenners.

Uang jadi faktor lain yang menghantui anak muda ketika membicarakan pernikahan.

Nah buat kalian yang masih lajang alias jomblo BPS sudah menyimpulkan loh orang lajang Indonesia lebih bahagia daripada yang sudah nikah.

Jadi intinya jangan khawatir bagi tipstrenners semua yang masih jomblo.

(may/pojoksatu)