Dinilai Peduli Budaya, PPSI Mantap Dukung Herman

MANTAP KE NOMOR 3: PPSI Kabupaten Cianjur dengan lantang memberikan dukungan untuk Calon Bupati petahana, Herman Suherman dalam Pilkada Cianjur 2020. FOTO: BHSM FOR RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com -Pengurus Persatuan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PPSI) Kabupaten Cianjur menyatakan dukungan kepada calon Bupati nomor urut 3, Herman Suherman. Dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum DPD PPSI Kabupaten Cianjur, Sumitra, pada saat Herman melakukan pertemuan terbatas di Komplek BTN Joglo, Selasa (1/12).

“Kami seluruh perguruan dan anggota perguruan PPSI Kabupaten Cianjur telah sepakat untuk mendukung Pak Herman untuk kembali menjadi Bupati Cianjur,” tegas Sumitra.

Sumitra menjelaskan alasan PPSI mendukung Herman karena mereka merasa memiliki satu visi dan misi dengan calon Bupati nomor urut 3 tersebut. Bahkan, Sumitra mengapresiasi kepedulian Herman terhadap budaya Cianjur dengan mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) tentang kebudayaan.
“Pak Herman telah mengeluarkan tiga ikon Cianjur yaitu Ngaos, Mamaos, dan Maenpo sebagai Perda. Maenpo itu adalah silat dan budaya itu sedang kami kembangkan dan tingkatkan di Cianjur. Kami sangat mengapresiasi Pak Herman atas kepeduliannya terhadap kebudayaan Cianjur,” jelas Sumitra.

Sebelumnya, Herman saat menjabat sebagai Plt. Bupati Cianjur telah menerbitkan Perda Nomor 10 Tahun 2020 Tentang Penerapan Tiga Pilar Budaya Cianjur yakni Ngaos, Mamaos, dan Maenpo. Hal tersebut akan diimplementasikan melalui partisipasi atau internalisasi nilai-nilai budaya; mempertahankan keaslian budaya Cianjur; taat hukum melalui penerapan nilai-nilai budaya yang dilaksanakan, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Perda tersebut bertujuan untuk menerapkan, memelihara, dan melestarikan nilai-nilai budaya masyarakat daerah berupa Ngaos, Mamaos dan Maenpo dengan cara melindungi, mengembangkan dan mengamalkannya dalam kehidupan nyata,” jelas Herman.

Herman menambahkan, nantinya ia akan menjadikan budaya pencak silat sebagai pendidikan ekstra di seluruh jalur dan jenjang pendidikan, baik formal, informal, maupun pesantren. Tujuannya, agar budaya pencak silat tidak terkikis dan Cianjur dikenal sebagai Kabupaten pencak silat. Hal itu sesuai dengan pasal 7 ayat (1) point a mengenai ruang lingkup pelaksanaan tiga pilar budaya tersebut.

Pada 2012 silam, Sumitra dan seluruh anggota yang tergabung dalam PPSI pernah berharap agar budaya pencak silat bisa dijadikan kegiatan ekstra di tiap-tiap sekolah. Namun harapannya baru terwujud setelah Herman menerbitkan Perda tersebut di tahun 2020. “Oleh karena itu, kami mantap berikan dukungan terhadap calon Bupati nomor urut 3, Herman Suherman,” timpal Sumitra.(*/yaz)