Wilayah Selatan Jadi Prioritas Awal Distribusi KPU Cianjur

Surat suara di KPUD Cianjur

RADARCIANJUR.com– Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 tinggal menghitung hari. Saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur tengah mempersiapkan pendistribusian logistik.

KPU Kabupaten Cianjur rencananya akan memulai pendistribusian pada hari Kamis (3/12) dan bisa diselesaikan dalam waktu empat hari.

Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Divisi Teknis Penyelenggaraan, Ridwan Abdullah mengatakan, sebelumnya telah dilakukan mitigasi wilayah terhadap teknik pendistribusian. Mengingat kondisi geografis dan kondisi alam, maka skala pendistribusiannya diprioritaskan ke wilayah selatan.

“Kita harus memperhitungkan secara matang kondisi jarak dan cuaca yang sekarang sedang musim hujan,” ujarnya.

Di hari pertama distribusi, beberapa kecamatan di Cianjur Selatan akan menjadi penerima pertama distribusi logistik seperti Leles, Cikadu, Cijati, Naringgul, Agrabinta, Sindangbarang dan Kadupandak.

Sementara di hari kedua, kecamatan yang akan dikirim yakni Pasirkuda, Cibinong, Campakamulya, Campaka, Tanggeung, Pagelaran, Takokak dan Sukanagara.

Sedangkan pada Sabtu (5/12), distribusi logistik akan dilaksanakan ke arah Timur yakni Kecamatan Haurwangi, Cikalongkulon, Sukaluyu, Sukaresmi, Mande, Bojongpicung, Cibeber dan Ciranjang.

Sedangkan di hari terkahir yaitu Minggu (6/12), distribusinya difokuskan ke Kota dan Utara Kecamatan Cipanas, Pacet, Cugenang, Gekbrong Warungkondang, Cilaku, Karangtengah dan Cianjur.

“Jadi pembagian wilayah distribusinya bisa dikatakan per dapil (daerah pemilihan),” ungkapnya.

Berbagai kebutuhan logistik yang didistribusikan berupa kotak suara dan alat pelindung diri (APD). Di dalam kotak suara berisi surat suara, berbagai formulir, sampul kertas, segel, karet pengikat surat suara, alat coblos, pengikat kantong plastik, kabel ties, alat bantu untuk penyandang disabilitas (tuna netra), dan tinta.

“Adapun logistik di luar kotak atau perlengkapan lain ada beberapa komponen antara lain tanda pengenal KPPS dan petugas keamanan, lem/perekat, ballpoint, spidol, stiker, daftar pasangan calon, salinan DPT, pivet, penghapus cair, dan gunting,” jelasnya.

Titik akhir pendistribusian dari gudang logistik KPU berada di setiap kecamatan atau di panitia pemilihan kecamatan (PPK). Pendistribusian hingga ke TPS dilakukan berjenjang.

“Setelah dari PPK akan didistribusikan ke PPS dan terakhir ke TPS. Target kami, distribusi logistik tiba di PPK itu pada H-3, di PPS pada H-2, dan di TPS pada H-1,” terangnya.

Ia memastikan kondisi gudang penyimpanan logistik di setiap PPK dan PPS digaransi aman dari ancaman cuaca maupun serangan binatang. Termasuk kesiapan tempat untuk rekapitulasi hasil pemungutan dan penghitungan suara di tingkat PPK.

“Kami sudah mengecek gudang logistik di masing-masing kecamatan maupun tempat rekapitulasi penghitungan hasil pemungutan suara. Teman-teman di PPK juga pasti sudah mengantisipasi berbagai potensi kemungkinan. Jadi, gudang logistik maupun tempat pleno rekapitulasi penghitungan suara nanti dalam kondisi aman,” tutupnya. (kim)