Tak Masuk DOB, Masihkah Ada Harapan untuk Cisel?

RADARCIANJUR.com- Tiga daerah yakni Kabupaten Sukabumi Utara, Kabupaten Bogor Barat dan Kabupaten Garut Selatan telah disahkan menjadi Daerah Otonomi baru. Sementara Cianjur Selatan (Cisel) masih menunggu proses yang tengah ditempuh.

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat pun akan menggaransi Cisel sebagai Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB).

Tidak masuknya Cisel dalam DOB, dikarenakan tiga wilayah tersebut sudah lebih dahulu melengkapi dan memasukan persyaratan untuk diproses di tingkat provinsi.

BACA JUGA : 1,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac Buatan Tiongkok Tunggu Izin BPOM

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, dirinya sudah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemerintah provinsi terkait dengan percepatan Cianjur selatan menjadi CDOB.

Dirinya menjamin harapan dan cita-cita masyarakat Cianjur selatan untuk menjadi daerah otonomi baru pasti terwujud dan terlaksana.

“Sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Untuk Cianjur akan dilaksanakan secara bertahap dan tak akan lama lagi akan dimekarkan,” ujarnya.

Seperti diketahui, DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Gubernur Jabar menyetujui ketiga Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) yaitu Kabupaten Sukabumi Utara, Kabupaten Bogor Barat, dan Kabupaten Garut Selatan untuk diusulkan ke pemerintah pusat sebagai daerah otonomi baru (DOB).

Meskipun pemerintah pusat saat ini masih melakukan moratorium daerah pemekaran. Namun, dengan persiapan yang matang dan kesigapan para pihak terkait, pada saat moratorium tersebut dicabut ketiga daerah telah sangat siap untuk dijadikan persiapan DOB.

Di sisi lain, Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat, Eddy Soeparno setuju perlunya penambahan kabupaten baru di Provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA : RK Tandatangani Persetujuan Daerah Otonomi Baru di Jabar, Cianjur Selatan Masuk?

“Pemekaran kabupaten baru diperlukan karena populasi Jawa Barat yang sangat besar dan jangkauan yang sangat luas. Dengan pemekaran Kabupaten baru ini, pembangunan di Jawa Barat bisa lebih merata sekaligus meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat secara lebih luas,” terangnya.

Lanjutnya, sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor, Kang Eddy biasa disapa, mendorong pemekaran wilayah lainnya di Jawa Barat yaitu Cianjur Selatan

“Cianjur itu sangat luas dan wilayah Cianjur Selatan jauh tertinggal dari Cianjur Utara. Ditambah lagi infrastrukturnya masih belum baik. Listrik di Cianjur Selatan pun terasa masih sangat kurang dan tidak merata,” paparnya.

“Karena itu kami sebagai Legislator Dapil III Jawa Barat menghendaki agar Cianjur Selatan menjadi program pemekaran wilayah Jawa Barat berikutnya. Sebagai Wakil Rakyat dari Cianjur, kami akan terus mendorong agar pemekaran ini bisa direalisasikan,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Masyarakat Cianjur Kidul (PMCK), Cep Badri mengatakan, saat ini proses CDOB Cianjur Selatan sudah sesuai dengan mekanisme yang ada. Sebagai tahap awal, sudah ada paripurna persetujuan di tingkat kabupaten pada 12 Juli 2020 lalu.

“Jadi, untuk tahap awal di Cianjur sudah diselesaikan dan sudah disampaikan ke provinsi. Lalu di situ ada proses, kapasitas daerahnya oleh provinsi,” jelasnya.

Menanggapi CDOB Garut Selatan, Bogor Barat, dan Sukabumi Utara yang telah disetujui pemerintah pusat, Badri menyebut, ketiganya sudah memulai tahap awal sejak 2010 lalu.

“Kemudian 2013 ada persetujuan provinsi, 2014 sudah naik ke pusat dan saya pun ikut mensupport, namun ditunda karena ada kendala di Cianjur,” terangnya.

Karena ada perubahan undang-undang pada 2014, yaitu Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2007 berubah menjadi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.

“Sehingga walau tiga itu sudah di pusat maka mau tidak mau harus ada penyesuaian dengan undang-undang yang baru,” tuturnya.

Ia mengaku tidak aneh ketika tiga CDOB itu disetujui pemerintah pusat karena sudah diproses sejak lama. Sementara Cianjur Selatan, baru memulai tahap awal tahun ini.

“Sekarang masuk ke provinsi. Kita sudah ada info dari provinsi agenda CDOB Cisel ini 2021,” ungkapnya.

Meski demikian, lanjut Badri, proses ini berjalan sesuai ketentuan. Saat ini, tinggal menunggu proses di ranah provinsi

“Sekarang, tugas provinsi adalah menyelesaikan tahapan itu sebelum lanjut ke pusat,” tutupnya. (kim)