Pohon Tumbang di Mekarsari Timpa Satu Keluarga

RADARCIANJUR.com- Kejadian pohon tumbang akibat angin kencang memakan korban. Tiga orang yang tengah melintas di Jalan Ir Djuanda Desa Mekarsari tertimpa pohon. Korban merupakan satu keluarga yakni suami istri dan anak.

Saksi mata Wandi Muhammad Iriyasa (38) mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu korban tengah melaju dari arah Cianjur menuju Cipanas.

“Saat itu angin sangat kencang. Pas korban melewati pohon, tiba-tiba pohon tersebut jatuh dan mengenai tiga orang,” ujarnya.

BACA JUGA : Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang di Dua Lokasi

Lanjutnya, korban yang merupakan warga Cipanas hanya mengalami luka dibagian wajah dan pundak serta tidak sadarkan diri.

“Jadi mereka adalah suami, istri dan anak. Bahkan untuk istrinya sampai mengeluarkan busa di mulutnya karena benturan yang cukup keras,” ungkapnya.

Motor korban masih disimpan di rumah Rt setempat dikarena rusak parah.

“Sekarang ketiga korban sudah ada yang bawa ke Cipanas menggunakan mobil pickup. Untuk motor korban disimpan sementara di rumah Rt karena rusak parah,” paparnya.

Sementara itu, di Kecamatan Cilaku, tembok runtuh setinggi tiga meter dengan panjang 10 meter runtuh menimpa korban berinisial MRT (25) tengah menggunakan sepeda motor bernopol F 3995 XT. korban yang merupakan warga Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku sedang melewati jalan kampung yang berada di bawah tembok tanah kosong milik Ko Apung.

“Dia tertimpa tembok yang runtuh. Karena angin kencang mengakibatkan pohon tumbang dan tembok yang roboh, sehingga menimpa pengendara motor yang lewat,” terang Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Cianjur, M Irfan Sofyan.

Irfan mengungkapkan, selama 30 menit korban berhasil dievakuasi oleh BPBD Kabupaten Cianjur yang melibatkan beberapa anggota.

“Jenazah langsung di bawa ke puskesmas, dari puskesmas di bawa ke rumah duka. Posisinya tertimpa tembok karena dia lagi lewat dia pakai motor, kebetulan dia di dekat tembok itu, dia lewat dan tembok itu roboh sekaligus hingga menimpa dia,” tutupnya. (kim)