Perusahaan Walet di Cipendawa Digerebek Tak Liburkan Saat Pilkada

CEK TKP: Petugas gabungan antara Satpol-PP dan Panwascam Pacet cek lokasi adanya perusahaan yang beroperasi di saat pencoblosan 9 Desember. Foto: Dokumentasi For Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com –Diduga melanggar aturan saat pemungutan suara di Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020, salah satu perusahaan walet yang berada di Kampung Pasekon, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, digrebek petugas gabungan, Rabu (9/12).

Kepala seksi (Kasie) Trantib Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Kadar Setiawan membenarkan adanya tindak dugaan pelanggaran di wilayah Pacet itu karena tak meliburkan karyawannya hingga mereka tak diberi hak memilih di pemilihan Bupati dan wakil Bupati Cianjur kemarin.

“Jadi setelah kemarin mendapatkan informasi bahwa ada salah satu perusahaan yang tak meliburkan karyawannya hingga mereka tak memilih. Kami bersama Satpol-PP Cianjur dan Panwascam Pacet langsung mendatangi ke lokasi, dan ternyata benar adanya,” ujar Kadar, Kamis (10/12).

Setelah didatangi sekitar pukul 12.30 WIB, dirinya bersama pihak lain langsung memberikan imbauan agar segera menempuh perizinan lebih jelas dan lengkap, termasuk menerapkan aturan protokol kesehatan di masa pandemi saat ini.

“Sementara kami hanya memberikan imbauan saja terkait kejadian itu. Karena informasi yang didapat sudah lebih dari waktu pemungutan suara di Pilkada kemarin,” katanya.

“Termasuk hal yang menjadi keharusan tentang perizinan adanya perusahaan di wilayah itu harus segera ditempuh. Walaupun katanya sudah ada izin dari pihak RT setempat,” tambahnya.

Ia mengatakan, perusahaan walet tersebut diketahui memiliki karyawan sekitar 50 orang, dan telah beroperasi sekitar lima bulan lalu. “Menurut info yang didapat, usaha itu sudah berlangsung sejak Agustus 2020 kemarin hingga saat ini. Dengan karyawan sekitar puluhan orang,” ujar dia.

Kini pihaknya telah melimpahkan kasus tersebut ke Satpol PP Kabupaten Cianjur, termasuk Panwaslu Kecamatan Pacet untuk ditindaklanjuti selanjutnya.

Sementara itu, pihak Panwaslu Kecamatan Pacet, belum bisa dikonfirmasi terkait penjelasan dugaan pelanggaran terhadap aturan Pilkada yang seharusnya dilaksanakan oleh perusahaan itu. Apalagi tidak mentaati saat pemungutan suara kemarin.(dan)