Saat Belasan Pemilih di Pusat Isolasi Covid-19 Mencoblos Pilkada Cianjur

BERTUGAS: Petugas penyelenggara Pilkada melaksanakan tugasnya di TPS pusat isolasi Covid-19 Kabupaten Cianjur.

RADARCIANJUR.com – Tercatat dari 28 pasien positif Covid-19 yang masih melakukan isolasi di Bumi Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, sebanyak 19 pemilih menyalurkan hak pilihnya pada pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur pada Pilkada serentak, Rabu (9/12) kemarin.

Petugas Pengawas Pemilihan Umum Desa Ciherang Kecamatan Pacet, Jajang mengatakan dirinya bersama petugas lain seperti anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan tim medis di TPS sekitar, membantu melaksanakan pemungutan suara langsung di tempat isolasi Covid-19 Kabupaten Cianjur itu.

“Kebetulan wilayah itu masuk di Desa Ciherang, saya sebagai Pengawas Kelurahan Desa (PKD) bersama petugas TPS membantu pungut hitung kepada para pemilih yang menjadi pasien Covid-19 di sana,” ujar Jajang saat dikonfirmasi, Kamis (10/12).

Ia menyebut, tak semua pasien Covid-19 di tempat isolasi itu melaksanakan pencoblosan Pilkada Cianjur 9 Desember kemarin. Bahkan sebagian, ada yang tak ikut memilih lantaran ada rasa takut menularkan virus Corona pada yang lain. “Gak semua pasien ikut memilih. Katanya ada yang beralasan, takut menularkan ke petugas pemilihan,” ungkapnya.

Kendati begitu, pihaknya tetap melakukan pemilihan di lokasi sesuai dengan aturan secara maksimal. “Yang jelas kami melaksanakan tugas dan aturan kemarin saat pemilihan. Meskipun tak semua menunaikan hak pilihnya karena berbagai alasan,” ujarnya.

Jajang menambahkan, pelaksanaan pemungutan suara di pusat isolasi itu dilaksanakan mulai pukul 12.30 Wib hingga selesai. Menurutnya, hal tersebut karena setelah selesainya pelaksanaan pungut hitung di seluruh TPS di seluruh wilayah Desa Ciherang.

“Jadi kami bereskan dulu pungut hitung di seluruh TPS yang ada di Ciherang, baru terakhir ke TPS pusat isolasi Covid-19 di Bumi Ciherang,” tuturnya.(dan)