PMP4KC Optimis Cipanas Segera Pisah

DISKUSI: Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi 1 melakukan kunjungan kerja ke wilayah Cipanas bersama Perkumpulan Masyarakat Pengawas Pembangunan dan Percepatan Pembentukan Kota Cipanas (PMP4KC), Sabtu kemarin. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Perkumpulan Masyarakat Pengawas Pembangunan dan Percepatan Pembentukan Kota Cipanas (PMP4KC) semakin optimis proses pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Cipanas akan segera terwujud.

Hal tersebut menyusul, setelah pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi 1 melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Cianjur di wilayah Kecamatan Cipanas, Sabtu (12/12/2020).

Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Pengawas Pembangunan dan Percepatan Pembentukan Kota Cipanas (PMP4KC), H. Hairul Tamam menuturkan, kunjungan kerja yang dilakukan oleh pimpinan dan Anggota DPRD dari Komisi 1 Provinsi Jawa Barat ini terkait dengan rencana pemekaran Kota Cipanas.

“Jadi kalau bisa disimpulkan di provinsi itu sudah tidak ada masalah lagi tentang pemekaran Kota Cipanas ini karena telah masuk dalam salah satu visi misi pak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,” kata Tamam kepada radarcianjur.com, Sabtu (12/12/2020).

Termasuk, lanjut Tamam, dengan DPRD provinsi pun, pihaknya telah sinkron. Sesuai target pemekaran yang disampaikan mencapai 42 kota kabupaten di Jawa barat.

“Mudah-mudahan salah satunya adalah kota Cipanas sendiri,” ucapnya.

Hingga saat ini, Tamam mengatakan, proses pemekaran Alhamdulillah sudah berjalan hampir 100 persen. Mulai dari melaksanakan musyawarah desa ke desa-desa yang ada di wilayah Utara Cianjur ini, sampai proses lainnya yang menjadi syarat dasar pemenuhan administratif untuk pemekaran telah dilakukan.

“Alhamdulillah seluruh desa di wilayah Cugenang, Pacet, Cipanas, Cikalong dan Sukaresmi itu sudah melaksanakan musyawarah desa. Ini menjadi salah satu persetujuan pemekaran Kota Cipanas. Tapi bola panasnya sekarang ada di Kabupaten. Yakni menunggu persetujuan bupati dan DPRD Cianjur,” tuturnya.

Kendati begitu, Tamam menyebut, upaya pihaknya kepada Pemkab pun memang sudah beberapa kali melakukan pertemuan. Termasuk saat Pak Herman masih menjabat PLT sebelum Pilkada ini.

“Karena sekarang pak Herman akan kembali memimpin Cianjur, kami bersama Pemkab sudah berkomitmen bahwa beliau untuk tidak akan mempersulit dan mempermudah proses pemekaran Kota Cipanas,” kata dia.

Termasuk dengan anggota dewan pun, pihaknya sudah pernah melakukan pertemuan melalui perwakilan Dapil 2 DPRD Kabupaten Cianjur terkait pemekaran.

“Mereka juga sudah ada surat pernyataan komitmen terkait dengan pemekaran Kota Cipanas ini,” imbuhnya.

Selain itu, Tamam menambahkan, tak ada target khusus dalam proses pemekaran Kota Cipanas ini, namun yang terpenting Pemerintah Kabupaten dan DPRD Cianjur di 2021, mereka bisa merealisasikan dan menganggarkan untuk kajian akademis itu.

“Jadi bisa dikatakan sudah dekat lagi pemekaran Kota Cipanas ini. Insyaallah 2021 persetujuan bersama DPRD dan Bupati akan disampaikan ke provinsi,” katanya.

“Kami sangat yakin insya Allah kita optimis 2022, pemekaran itu akan terjadi,” tutupnya. (dan)