Pemdes Cimacan Salurkan Insentif kepada Ratusan Guru Ngaji

PENYERAHAN: Kepala Desa Cimacan, Deden Ismail menyerahkan insentif kepada ratusan guru ngaji, PAUD, Diniyah, TPA dan TPQ, Senin (14/12/2020). Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Sebanyak 314 guru dari lembaga pendidikan Islam seperti PAUD, Diniyah, TPA dan TPQ termasuk guru ngaji mendapatkan insentif dari pemerintah desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Senin (14/12/2020).

Kepala Desa Cimacan, Deden Ismail mengatakan, penyaluran insentif ini merupakan amanah tahap keempat yang dilaksanakan pemdes dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) yang memang sudah dilakukan penetapan sebelumnya.

“Jadi salah satunya adalah penyerahan insentif untuk guru-guru ngaji yang sebelumnya sudah didata dan diverifikasi ke lapangan. Sehingga dalam penyalurannya pun insya Allah tepat sasaran,” ujarnya kepada radarcianjur.com, Senin (14/12).

Ia menjelaskan, estimasi yang diberikan untuk guru PAUD itu kurang lebih 40 orang, Diniyah TPQ dan TPA sebanyak 90 orang, serta guru ngaji sekitar 184 orang.

“Jadi selama tahun 2020 ini kami telah menyalurkan empat kali insentif kepada guru-guru ngaji,” kata dia.

Adapun mengenai sumber anggaran dalam program ini yang pertama adalah bantuan daripada Pak Bupati Cianjur yang memang sudah diserahkan kepada pemerintah desa. Namun karena kebutuhan di pemerintah Desa Cimacan ini tidak mencukupi dari anggaran tersebut, maka di desa Cimacan pihaknya mengalokasikan anggaran tambahan.

“Artinya karena untuk pencairan insentif guru ngaji ini tidak cukup dari Pemkab, maka pemerintah Desa Cimacan mengalokasikan tambahannya dari Dana Desa (DD), PADes, dan APBDes yang digabung supaya memenuhi kebutuhan itu,” jelasnya.

Menurutnya, penyaluran tahap empat ini mengalami kenaikan jumlah penerima. Dari asalnya sekitar 149 orang, kini hampir dua kali lipatnya itu.

“Karena ada tim verifikasi kelapangan, ternyata guru-guru ngaji di Desa Cimacan ini cukup banyak dan bertambah menjadi 184,” ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya pencairan insentif ini mudah-mudahan ke depan nilai bantuan yang diberikan kepada guru-guru ngaji bisa lebih meningkat. Termasuk pengajaran nilai-nilai agama Islam pun, salah satunya yang berkaitan dengan akhlak anak-anak terus bertambah baik.

Kepala Sekolah sekaligus Guru MDTA Nurul Huda, Ustadz Jamaluddin Kosasih (58) mengatakan, dengan adanya insentif dari pemerintah desa Cimacan ini, dirinya mewakili guru-guru ngaji lain sangat berterima kasih dan bersyukur. Terlebih perhatian kepada para ulama sebagai waratsatul anbiya bisa terus terjalin.

“Insya Allah mudah-mudahan ucapan terima kasih saya mewakili para guru ngaji Alhamdulillah semua merespon baik. Mudah-mudahan ini berjalan seterusnya dan doa kami kepada pemerintah Desa Cimacan mendapat keberkahan dari Alloh SWT,” pungkasnya. (dan)